• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BKPSDM Subang Masih Tunggu Surat Resmi dari BKN dan Kemenpan RB Terkait Penerimaan P3K

13 January
13:19 2019
1 Votes (5)

KBRN, Subang : Terkait dengan pengumuman penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang dijadwalkan Pemerintah Pusat pada akhir Januari 2019, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Subang belum mendapatkan surat pemberitahuan secara resmi dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kepala BKPSDM Kabupaten Subang, Nina Herlina mengatakan, masyarakat Kabupaten Subang khususnya yang sudah masuk Tenaga Honorer Katagori II, agar tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berkembang di masyarakat, terlebih di media sosial (medsos).

"Pokoknya Saya minta masyarakat, utamanya Tenaga Honorer Katagori II, agar tidak mudah percaya terhadap isu-isu yang berkembang saat ini, terutama oleh isu hoax tentang penerimaan P3K tersebut," ucap Nina kepada wartawan di Subang, Minggu (13/1/2019).

Kecuali, kata Nina, jika ada berita di Media Massa, yang sumbernya jelas seperti dari BKN atau Kemenpan RB, tentang informasi penerimaan P3K dari Tenaga Honorer Katagori II, itu baru bisa dipercaya.

Semua itu untuk menghindari agar para Tenaga Honorer Katagori II tidak tertipu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan BKPSDM, BKN ataupun mengaku petugas dari Kemenpan RB.

"Kondisi ini pasti banyak oknum yang mengambil keuntungan, untuk melancarkan penipuan, kepada para Tenaga Honorer Katagori II, dan Saya harap, agar tidak percaya begitu saja," tegasnya.

Lebih lanjut Nina mengatakan, apabila pihaknya sudahenerima surat resmi berupa pemberitahuan, atau pengumuman tentang dibukannya pendaftaran dan penerimaan P3K untuk Tenaga Honorer Katagori II dari BKN atau Kemenpan RB, baru akan diumumkan oleh BKPSDM ke publik secara resmi, melalui media massa, cetak maupun elektronik, serta online.

"Kami masih menunggu surat pemberitahuan dari BKN atau Kemenpan RB, secara resmi akan Kita umumkan ke Publik melalui media massa," pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00