• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pasca Banjir Bandang, Kodim Jembrana Menormalisasi Saluran Irigasi

12 January
20:26 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jembrana : Bencana banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jembrana tiga pekan lalu atau Minggu (23/12/2018), menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR). Salah satunya kerusakan bendungan serta saluran irigasi yang mengairi sawah petani.

Guna menanggulangi hal tersebut Kodim 1617/Jembrana bersama masyarakat melaksanakan karya bakti dalam rangka normalisasi saluran Irigasi Subak Penyaringan, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Sabtu (12/1/2019). 

Karya bakti ini merupakan janji Dandim Jembrana Letkol Kav Djefri Marsono Hanok ketika meninjau lokasi belum lama ini. Dikatakan, pihaknya akan membantu pemulihan saluran irigasi tersebut. Prajurit TNI disebut siap membantu masyarakat terdampak banjir bandang, khususnya dalam melancarkan kembali distribusi air ke areal perasawahan milik Subak yang ada di wilayah Desa Penyaringan hingga Desa Tegal Cangkring.

Dari informasi di lapangan, saluran irigasi yang terkena dampak banjir bandang mengairi sawah dua subak, yaitu di Desa Penyaringan dengan luas 31 hektare, dan subak Jagaraga seluas 242 hektare. 

Maka dari itu, Djefry Marsono Hanok berharap karya bakti ini dapat menormalisasi saluran irigasi subak sehingga bisa mengairi areal persawahan.

Karya bakti yang melibatkan anggota Yonif Mekanis 741/GN ini juga menurunkan alat berat berupa ekskavator. Sasarannya berupa normalisasi atau penggalian saluran irigasi yang tertimbun tanah. Selain itu juga dibangun tanggul sementara menggunakan batu pada aliran sungai. 

"Kami Kodim 1617/Jembrana bersama masyarakat anggota subak berinisiatif membantu untuk membersihkan saluran irigasi dan membuat bendungan sementara dengan batu, dengan tujuan agar saluran irigasi tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh warga masyarakat untuk mengairi sawah yang pada saat ini merupakan musim tanam," tegas Dandim Jembrana. 

Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00