• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BPBD Klaten Ingatkan Warga Waspadai Puting Beliung

12 January
19:22 2019
1 Votes (4)

KBRN, Klaten : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten mengingatkan warganya agar tetap bersiaga menghadapi ancaman angin puting beliung, mengingat Pemkab masih memberlakukan siaga darurat angin kencang atau puting beliung.

Kepala Bidang Kabid kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten YUWANA HARIS kepada wartawan mengatakan, puting beliung baru saja menerjang sembilan kecamatan di Kabupaten Klaten pada Jumat (11/1) sore.

Menurutnya, wilayah terdampak puting beliung yakni Kecamatan Cawas, Tulung,  Jatinom, Ngawen,  Klaten Utara, Klaten Tengah, Karangnongko, Manisrenggo, dan Kecamatan Kemalang, meskipun tidak ada korban jiwa.

Puting beliung di setiap kecamatan itu sebagian besar mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, juga merusak atap rumah warga. Saat ini masih di lakukan pendataan seperti berapa rumah yang rusak tertimpa pohon, maupun kerugian masih dalam pendataan,” terangnya, Sabtu (12/1/2018).

Dijelaskannya, prioritas penanganan daerah terdampak puting beliung berupa pembersihan pohon tumbang di jalan utama di kecamatan yang berpotensi mengganggu pengguna jalan. Di samping itu, membersihkan pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

Lebih Lanjut Yuwana Haris mengatakan, sejauh ini BPBD Klaten sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penatan Ruang (DPU-PR) Klaten guna memangkas pohon yang dinilai sudah berusia tua atau pun sudah lapuk, terutama di pinggir jalan.

Keberadaan pohon yang sudah lapuk dinilai dapat membahayakan pengguna jalan karena gampang tumbang saat diterjang angin kencang,” tegasnya.

Yuwana Harais menambahkan bahwa potensi puting beliung  masih ada. Suhu udara di Klaten sebelum dilanda puting beliung mencapai 31 derajat celcius. Pemkab klaten  masih memberlakukan siaga darurat puting beliung juga  banjir dan longsor , berdasarkan SK Bupati Klaten No. 360/300 dan 360/301 tanggal 1 November 2018 tentang Siaga Darurat Puting Beliung, Banjir dan Longsor.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00