• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Muhammadiyah Tegaskan Netral Dalam Pemilu 2019

12 January
16:58 2019
0 Votes (0)

KbRN, Palangkaraya : Sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia setelah Nahdlatul Ulama, Muhamadiyah memilih netral dalam pemilu 2019.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Majelis Diklitbang Pengurus Pusat Muhammadiyah Prof. Lincolin Arsyad, Msc.Ph.D usai melantik secara resmi rektor Universitas Muhammadiyah baru di Palangkaraya.

Menurutnya, larangan berpolitik praktis sudah menjadi khittah para pendahulu dan tidak boleh dilanggar bagi semua pengurus Muhammadiyah, baik yang ada di daerah maupun pusat, ibarat satu komando semuanya diwajibkan taat pada aturan tersebut, apalagi memasuki tahun politik seperti sekarang ini.

“Tidak menutup kemungkinan, warga Muhammadiyah ada di dua kubu pada pemilu 2019 nanti, karena kita kan tidak tahu hati nurani masing masing masyarakat, yang jelas sebagian besar masyarakat menginginkan nasib Indonesia menjadi lebih baik lagi, entah siapapun Presidennya,” kata Lincolin kepada RRI Sabtu (12/01/2019)

Kendati dilarang berpolitik praktis, pengurus Muhammadiyah tetap berhak  memberikan dukungan kepada kedua Capres maupun Cawapres baik nomor urut 01 dan nomor urut 02, tetapi sebatas hanya di bilik suara saat hari H pencoblosan, tidak diperbolehkan secara terang terangan di hadapan publik, apalagi membawa simbol organiasi, dapat dikategorikan melanggar aturan.

“Artinya masing masing individu diberikan kebebasan memilih, tanpa adanya unsur paksaan dan intimidasi dari pihak manapun, meskipun mantan pengurus muhammadiyah ada di salah satu tim sukses Capres,” tutupnya.

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Afrizal Aziz

    Redaktur Pro 3 RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00