• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

KPU Pastikan Akomodir Hak Suara Warga Korban Bencana Tsunami

12 January
14:23 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandar Lampung : Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, Nanang Trenggono kepada RRI mengatakan akan berupaya maksimal dalam mengakomodir warga dalam menyalurkan hak suaranya pada pelaksaaan pemilihan umum (pemilu) mendatang.

Salah satu upaya yang dilakukan KPU Lampung menurutnya antara lain dengan meminta kepada KPU ditingkat Kabupaten yang masyarakatnya terkena dampak bencana tsunami beberapa waktu lalu, untuk melakukan pendataan terhadap warga korban bencana.

Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh warga yang menjadi korban bencana tsunami dan telah memiliki hak pilih, serta telah melakukan perekaman e-KTP, dapat menyalurkan hak suaranya pada pemilu 17 April nanti.

Nanang Trenggono menegaskan, untuk warga korban bencana yang telah memiliki hak pilih, namun data kependudukannya hilang, dapat melapor ke Disdukcapil setempat.

Sementara bagi warga yang tempat tinggalnya direlokasi, dan harus pindah dari alamat asalnya, warga bersangkutan dapat menyalurkan hak pilihnya pada TPS didekat lokasi tinggalnya yang baru.

"Kami telah perintahkan kepada seluruh jajaran untuk melakukan pendataan terhadap warga korban bencana, baik mendata administrasi kependudukan yang hilang, maupun bagi warga yang tempat tinggalnya direlokasi, apalagi jumlah pemilih dalam satuTPS itu maksimal 300 pemilih, sementara rata-rata jumlah pemilih di TPS untuk wilayah LAmpung masih dalam kisara 200 hingga 250 orang, jadi masih sangat memungkinkan,"jelasnya (12/01/2019).

Sementara itu Ketua Forum Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kota Se Provinsi Lampung Ketut Partayasa menjelaskan, untuk warga korban bencana tsunami, dapat melapor ke Disdukcapil jika data kependudukannya hilang, hanya dengan membawa surat keterangan dari Kepala Desa setempat.

"Ada dua kategori hilangya administrasi yang hilang, yaitu yang hilang karena kesalahan warga bersangkutan, dan harus melampirkan surat keterangan dari kepolisian jika mau melapor ke Disdukcapil. Tapi jika hilang karena bencana alam, tidak perlu laporan pihak kepolisian, hanya melampirkan surat keterangan dari pamong desa setempat,"ujarnya.

Lebih lanjut Ketut Partayasa mengatakan, pihaknya juga akan berupaya maksima dalam mendukung kesuksesan terselenggaranya pelaksanaan pemilu tahun ini. Untuk itu Disdukcapil Kabupaten Kota se Provinsi Lampung, juga melakukan upaya jumput bola ke desa-desa untuk mendata sekaligus melakukan perekaman E-KTP kepada warga yang belum melakukannya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview

Berita Terbaru

   

Pemkot Malang Serahkan 416 Sertifikat Tanah PTSL Milik Warga

00:00:00 / 00:00:00