• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Polisi Diminta Perketat Awasi Lalulintas di Simpang Lima Under Pass Makassar

12 January
13:45 2019
0 Votes (0)

KBRN, Makassar : Arus lalulintas di Simpang Lima Under Pass Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, setiap hari, padat oleh aktifitas pengguna jalan, roda dua maupun roda empat yang keluar masuk tol masuk bandara, hingga keluar masuk kota makassar menuju keluar kota.

Faktor tersebutlah yang mendorong Dirlantas Polda Sulsel memasang CCTV, guna memantau arus lalulintas serta menilang para pengguna jalan yang melanggar aturan berlalulintas.

Kendati, aturan tersebut telah diterapkan, namun masih saja diabaikan oleh segelintir oknum sopir pete-pete yang sengaja parkir di bibir jalan keluar Tol Sutami Makassar menuju Kabupaten Maros. Efeknya tidak sedikit para pengguna jalan lainnya mengeluh, lantaran posisi parkir mobil pete-pete tersebut, bisa membahayakan kendaraan lainnya hingga menimbulkan kecelakaan lalulintas.

“Setiap saya keluar dari pintu Tol Sutami Makassar, mau menuju Maros, saat berbelok, hampir saja menyerempet pete-pete yang parkir di bibir jalan itu, pak. Dan apabila dibiarkan, saya yakin pak, akan terjadi lakalantas menimpa kendaraan lain, khususnya kendaraan roda dua yang keluar dari pintu samping tol dengan kecepatan tinggi,” ujar salah seorang pengendara roda empat, Slamet yang hendak ke Barru, Sabtu (12/01/2019).

Slamet berharap organda, turut serta, membantu aparat kepolisian dalam mendisiplinkan sopir pete-pete yang sengaja parkir di bibir jalan raya. Sudah waktunya, organda turun tangan mengatur keberadan pete-pete, yang setiap hari parkir di lokasi itu. Dan apabila diabaikan, lakalantas yang tidak diharapkan akan terjadi.

Ditempat terpisah, salah seorang petugas pos polisi simpang lima bandara, Aiptu Mulyadi, mengaminin keluhan para pengendara yang juga pernah ditampung saat bertugas.

“Setiap hari, di belokan pintu keluar tol menuju maros, mereka kerap memarkirkan pete-petenya, baik itu menunggu penumpang, maupun istirahat. Posisi mobil mereka parkir berada tepat berada di tanda rambu larangan parkir, seperti yang bapak saksikan saat ini,” jelas Aiptu Mulyadi.

Lanjutnya, sopir tidak ada rasa takut, terkait sanksi tilang elektronik, yang siap dilayangkan ke rumah pemilik kendaraan pete-pete.

“Bapak lihat, semua pete-pete yang parkir di sembarang tempat, sudah dipastikan, pemiliknya akan menerima surat tilang elektronik, dan telah masuk dalam database pengawas CCTV Lampu Merah, lantaran telah melanggar aturan berlalulintas. Namun mereka tetap saja ngetem di lokasi itu. Berkali-kali diperingati, namun tetap saja membandel dan kerap berada di sana”, jelasnya.

Kata Aiptu Mulyadi, pemilik pete-peter serta pihak organda harus terlibat dalam membantu polantas menertibkan kendaraan umum yang telah meresahkan masyarakat.

“Kami menghimbau agar organda dan pemilik pete-pete terlibat dalam menegur mereka, untuk tidak sembarangan parkir dan menyimpan pete-pete mereka di bibir jalan simpang lima under pass menuju maros. Langkah ini dimaksudkan agar menghindari timbulnya kecelakaan lalulintas lantaran ketidakpatuhan akan aturan berlalulintas,” pungkasnya

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00