• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Majelis Persidangan Bawaslu Jabar Perintahkan KPU Coret Caleg Demokrat

12 January
10:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung : Majelis Sidang Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Yulianto sebagai ketua Majelis dengan didampingi Abdullah dan Yusup Kurnia sebagai anggota Majelis, Sabtu (12/1/2019) memutuskan bahwa terlapor caleg dari partai Demokrat asal Dapil IX Kabupaten Bekasi nomor urut 3 berinisial MR, dinyatakan bersalah karena tidak melampirkan surat pengunduran dirinya dari keanggotaan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Bekasi, sebelum terlapor mencalonkan diri sebagai Calon Legislatif.

Ketua Majelis Persidangan Yulianto kepada awak media memaparkan, setelah rangkaian proses persidangan di lakukan, dan bukti bukti yang di dapatkan selama proses persidangan, Majelis Persidangan Bawaslu Provinsi Jawa Barat sepakat untuk memerintahkan KPU Provinsi Jawa Barat, agar mencoret nama terlapor dari pencalonannya sebagai Caleg DPRD Jabar di karenakan tidak memenuhi syarat (TMS) pada saat melakukan pendaftaran dengan tidak mencantumkan surat pengunduran dirinya.

"Majelis persidangan memutuskan terlapor bersalah dan kamipun memerintahkan KPU Jabar untuk mencoret yang bersangkutan dari DCT DPRD Prov Jabar, akibat yang bersangkutan tidak melampirkan surat pengunduran dirinya sebagai anggota KPAD Kab. Bekasi," jelasnya

Jika yang bersangkutan merasa keberatan dengan putusan yang di berikan Majelis Persidangan Bawaslu Jabar, Yulianto melanjutkan, yang bersangkutan dapat megajukan koreksi terhadap putusan ini ke Bawaslu RI selambat lambatnya dalam waktu tiga hari kerja setelah putusan ini di bacakan.

"Jika yang bersangkutan tidak terima dengan putusan ini, ia bisa melakukan koreksi ke Bawaslu RI paling lambat 3 hari kerja setelah putusan ini di bacakan," pungkasnya.

Kegiatan persidangan yang di lakukan di kantor Bawaslu Provinsi Jawa Barat, berlangsung dengan aman dan lancar hingga persidangan usai.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00