• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Empat Pengedar Sabu di Tarakan Diringkus dalam Waktu Sepekan

11 January
22:52 2019
0 Votes (0)

KBRN, Tarakan : Empat pengedar sabu di Tarakan dalam kurun waktu sepekan berhasil di jaring Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres. Ke empat pengedar masing-masing berinisal KA, BA, JU, dan SR di ringkus di waktu dan tempat yang berbeda.

Wakapolres Tarakan Kompol Riski Fara Sandhy mengungkapkan, pengungkapan pertama di tahun 2019 ini yakni KA di Jl. Aki Balak, Kecamatan Tarakan Utara pada 2 Januari lalu, disita sabu seberat 1,13 gram. Lalu ,pada 7 Januari kembali berhasil diringkus BA di Jl KH Agus Salim, Gang Aki Kudang, dengan barang bukti (BB) 1,3 gram.

“Setelah mengamankan BA, anggota melakukan pengembangan dan berhasil menciduk JU dengan BB sabu 4,97 gram di Kelurahan Selumit Pantai, dan terakhir tepatnya 9 Januari, kembali melakukan penangkapan terhadap bandar narkoba yakni SR di Jalan Aki Balak. Dari tangannya anggota juga menyita BB yang beratnya 94,81 gram,” ungkap Risky, Jumat (11/1/2019).

Riski membeberkan, keempat pengedar ini sudah cukup lama namun baru berhasil dijaring. Salah satu pelaku mengakui mendapat sabu dari bandar lain dengan harga Rp 60 juta yang beratnya mencapai 100 gram, kemudian sabu dijual dengan harga bervariatif mulai dari Rp 100 samapi Rp 200 ribu.

“Keempat bandar bekerja sebagai nelayan dan buruh bangunan. empat pengedar ini menyasar semua kalangan yang ada di Tarakan. Bahkan, tidak menutup bisa saja ada oknum terlibat, dengan harapan dapat melindungi bisnis haram yang tengah dijalani para pengedar sabu di Tarakan. Tapi masih kita lakukan pengecekan, kalau terbukti akan kami lakukan penegakan kepada segala profesi. Karena, kalau sudah ketergantungan pasti menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sabu, hingga melakukan tindak kejahatan,” bebernya.

Di lain sisi, Kasat Reskoba, AKP Danang Yudanto mengatakan, untuk dapat mengungkap dan megamankan para pengedar sabu ini, antara pengedar dan anggota yang ada di lapangan sempat terjadi aksi kejar-kejaran, namun dengan sigap pelaku dapat ditangkap.

Dengan diamankannya keempat bandar ini, harapannya bisa terungkap juga bandar besar yang ada di Tarakan.

”Pasti akan kita kembangkan lagi kasus ini, tapi untuk mengungkap siapa bandar besarnya masih kita lakukan penyusunan, sebelum melakukan gerakan mengungkap yang besar,” ucap perwira balok tiga ini.

Danang mengaku, sasaran dari keempat tersangka inidominan kalangan menegah kebawah seperti nelayan dan buruh yang ada di Tarakan. Selain itu, para tersangka tidak jarang memberikan barang haramnya secara geratis kepada penggunana, sehingga bisa direkrut agar bisa membentuk jaringan ke bawah.

“Kalau sudah ketergantungan, pasti penggunana berupaya mendapatkan sabu dengan cara apapun, saat itulah diberikan pekerjaan dangan dijanjikan imbalan sabu. Kita juga berharap, masyarakat bisa memberikan informasi sekecil apapun terkait peredaran sabu diwilayahnya, sehingga kita bisa bertindak dengan cepat,” tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00