• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Retribusi Pasar Naik, DPRD Minta Pemko Bukittinggi Lakukan Pengkajian Ulang

11 January
21:56 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bukittinggi : Pasca aksi protes dari para pedagang terkait naiknya retribusi pasar, DPRD kota Bukittinggi langsung menggelar rapat kerja dengan pemerintah kota. Rapat dipimpin Ketua Komisi II, dihadiri Wakil Ketua DPRD, Yontrimansyah, sejumlah anggota DPRD komisi I dan II, Assisten II serta SKPD terkait.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bukittingi, M. Idris, mengatakan, kenaikan tarif retribusi pasar berdasarkan pada tiga aspek. Pertama, penyesuaian dengan biaya pemeliharaan pasar, kedua penilaian terhadap nilai retribusi pasar di Bukittinggi yang masih terbilang rendah dari daerah lain dan ketiga banyaknya pemegang hak sewa yang menyewakan kembali lapak atau tokonya kepada pedagang lain.

"Ini yang kita pertimbangkan. Kami pun menilai kenaikan retribusi yang telah ditetapkan pemerintah juga masih rendah dibanding hasil sewa dari para pemegang kartu kuning atau pemegang hak sewa itu," ujarnya, Jum’at (11/1/2019).

Menurut M. Idris, sosialisasi yang diberikan kepada pedagang terkait kenaikan tarif retribusi masih minim, pihaknya hanya membuat selebaran pengumuman untuk kenaikan tarif itu.

“Kami menilai ini cukup efektif untuk sosialisasi. Namun kenyataannya, menimbulkan gejolak. Jika memang diperlukan pertemuan langsung dengan pedagang, kami dari pemko siap menindaklanjuti,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Bukittinggi, Asril, menilai, kajian dari pemerintah kota untuk menaikkan tarif retribusi pasar masih dangkal. Prinsip penetapan retribusi jasa usaha itu belum benar, karena semestinya ada dua sumber penetapan yang harus dilalui pemko.

"Pertama, biaya yang akan dikeluarkan pemerintah dan kedua marginal berapa persen tarif yang akan ditetapkan pada masyarakat. Ini belum dijalankan secara maksimal. Untuk itu, kami dari DPRD sepakat memberikan rekomendasi kepada pemko untuk peninjauan kembali penetapan kenaikan retribusi pasar ini," ulasnya.

Rekomendasi itu disambut baik oleh Pemerintah Kota Bukittinggi. Dalam waktu dekat akan dilaksanakan rapat tim dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk menentukan keputudan serta solusi terbaik dari permasalahan ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00