• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

2.892 Sekolah Dalam Zona Bahaya, Ini Harapan Komisioner KPAI

11 January
18:30 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti mendorong pemerintah agar cepat melakukan edukasi dan membangun kesadaran Warga Negara Indonesia (WNI) akan ancaman bencana, mengingat hampir 2.892 ribu bangunan sekolah berada dalam zona bahaya.

“Kesiap-siagaan menghadapi bencana akan meminimalkan korban jiwa dan kerugian harta benda,” tuturnya dalam keterangan yang diterima Radio Republik Indonesia (RRI), Jumat (11/1/2019).

“Segera membuat papan petunjuk evakuasi dan titik kumpul di semua sekolah dan juga di lingkungan RT/RW, yang  berada di zona rentan bencana maupun tidak, dan menggalakkan sosialisasi ke masyarakat maupun pihak sekolah untuk simulasi bencana secara rutin. Sehingga siswa dan masyarakat paham apa yang harus dilakukan disaat bencana terjadi,” lanjutnya.

Untuk tindakan jangka panjang, menurutnya, pemerintah harus secara bertahap menyiapkan program relokasi sekolah yang berada persis di jalur patahan untuk dipindahkan ke jalur yang aman.

“Memang, kita tak harus panik, namun juga tak boleh menafikan, apalagi mengabaikan risiko bencana. Jangan juga data-data para ahli ini dianggap menakut-nakuti dan mengancam investasi di daerah,” imbuhnya.

Selain itu ia berharap pemerintah untuk segera menyusun kurikulum pendidikan kebencanaan yang dimasukan dalam mata pelajaran terkait. Pemerintah Daerah dan Dinas-dinas terkait di daerah diwajibkan memastikan bahwa program simulasi dilaksanakan oleh sekolah di semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD sampai SMA/SMK.

“Pengetahuan kebencanaan sangat penting diberikan, sehingga kita dapat memaksimalkan mitigasi bencana, dan menguatkan logika dan rasionalitas peserta didik bahwa bencana di negeri ini adalah keniscayaan yang harus diantisipasi dengan kesiapsiaagaan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Peta Sumber Gempa Nasional 2017 telah memetakan jalur patahan darat di Indonesia, walaupun sebagian besar belum dalam skala detail. Dari peta termutakhir ini diketahui sebanyak empat juta penduduk dan 2.892 bangunan sekolah berada dalam zona bahaya radius satu kilometer dari jalur sesar.

Menurut Peta 2017 tersebut, ditemukan fasilitas pendidikan di zona kerentanan tinggi sebanyak 2.892 bangunan sekolah, fasilitas kesehatan sebanyak 40 rumah sakit dan 126 puskesmas, dan jumlah penduduk mencapai 4.103.975 jiwa.

Sedangkan infrastruktur transportasi sebanyak 11 pelabuhan, 21 terminal, 2 stasiun, 237 ruas jalan provinsi sepanjang 652,3 kilometer (km),  31 ruas jalur kereta api dengan panjang 83,3 km, 15 ruas jalan tol sepanjang 20,1 km.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00