• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Ribuan Bangunan Sekolah di Indonesia Masuk Zona Kerentanan Tinggi

11 January
18:05 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Peta Sumber Gempa Nasional 2017 telah memetakan jalur patahan darat di Indonesia, walaupun sebagian besar belum dalam skala detail. Dari peta termutakhir ini diketahui sebanyak empat juta penduduk dan 2.892 bangunan sekolah berada dalam zona bahaya radius satu kilometer dari jalur sesar.

KPAI melihat, menurut Peta (2017) tersebut, ditemukan fasilitas pendidikan di zona kerentanan tinggi sebanyak 2.892 bangunan sekolah, fasilitas kesehatan sebanyak 40 rumah sakit dan 126 puskesmas, dan jumlah penduduk mencapai 4.103.975jiwa. Sedangkan infrastruktur transportasi sebanyak 11 pelabuhan, 21 terminal, 2 stasiun, 237 ruas jalan provinsi sepanjang 652,3 km,  31 ruas jalur kereta api dengan panjang 83,3 km, 15 ruas jalan tol sepanjang 20,1 km. 

KPAI mendorong Kemdikbud, Kemenag dan Dinas-dinas pendidikan sesegera mungkin membuat program pelatihan bagi seluruh guru untuk memiliki kemampuan melakukan simulasi bencana di sekolah, mengingat bencana bisa datang saat anak-anak berada di sekolah. 

Bagi Pemerintah Daerah dan dinas-dinas terkait di daerah diwajibkan memastikan bahwa setiap sekolah memiliki jalur evakuasi dan titik kumpul. Sehingga, ketika bencana terjadi, masyarakat tidak kebingungan harus kemana. Mewajibkan dan memastikan bahwa program simulasi secara berkala dilaksanakan oleh sekolah-sekolah di semua jenjang pendidikan, mulai dari PAUD sampai SMA/SMK. Pengawasan terhadap pelaksanaan simulasi menjadi penting untuk membentuk kesadaran dan kebiasaan. 

Selain itu, diharapkan Kemdikbud, Kemenag dan Kemenristekdikti untuk segera menyusun kurikulum pendidikan kebencanaan yang dimasukan dalam mata pelajaran terkait, sehingga tidak membebani peserta didik. 

“Pengetahuan kebencanaan sangat penting diberikan, sehingga kita dapat memaksimalkan mitigasi bencana, dan menguatkan logika dan rasionalitas peserta didik bahwa bencana di negeri ini adalah keniscayaan yang harus diantisipasi dengan kesiapsiaagaan, bukan mengaitkan bencana dengan azab dan politik,” pungkas Komisioner KPAI, Retno Listyarti. (Rel)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00