• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Jelang Pileg dan Pilpres April 2019, DPD Partai Gerindra NTT Bekali Kader dan Pengurus

10 January
16:13 2019
1 Votes (5)

KBRN, Kupang : Ketua DPD Partai Gerindra NTT Esthon L Foenay dan Salah Satu Ketua DPP Partai Gerindra Pusat Farry Djemi Francis meminta semua kader dan pengurus partainya di Nusa Tenggara Timur terus bekerja di Dapilnya masing-masing untuk memenangkan hati rakyat, terutama lolos sebagai wakil rakyat dalam pemilu 17 April 2019.

Dua politisi ini juga mengharapkan, agar kader partai bekerja dengan tetap berpegang pada prisip santun dan menjaga persaudaraan sebagai anak Bangsa.

Harapan dua pimpinan Partai Gerakan Indonesia Raya disampaikan pada acara Pendidikan Politik Kader dan Pengurus Partai Gerindra di Kota Kupang, Kamis (10/1/2019).

Ketua DPD Partai Gerindra Nusa Tenggara Timur Esthon L Foenay mengingatkan, suhu politik yang semakin memanas di Tanah Air harus terjaga dengan baik, agar para kader tidak terjerumus pada hal-hal yang merusak tatanan partai, utamanya persaudaraan dan solidaritas antar sesame anak bangsa.

Oleh karena itu, pihaknya sangat mengharapkan, semua Kader dan Pengurusnya terus bekerja senyap, tidak perlu melakukan euphoria berlebihan, selalu mengedepankan sikap santun, mengutamakan persaudaraan, menjaga toleransi, tidak menyebarkan berita hoax, dan selalu mendengarkan arahan Partai untuk kepentingan Bangsa dan Negara.

Esthon Foenay juga meminta semua kader Partainya tidak terlibat dan menjadi pelaku penyebar ujaran kebencian kepada partai atau pihak manapun dalam setiap pertemuannya di Masyarakat.

“Materi ini adalah menanamkan motifasi kepada kader Gerindra adala kader Bangsa yang harus memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela,” ungkap Ketua DPD Partai Gerindra NTT Esthon L Foenay di Kupang, Kamis (10/1/2019).

“Partai Gerindra ini punya organisasi sayap, baik gerekan Kristiani Indonesia raya, gerakan muslim Indonesia raya, serta Hindu-Budha Indonesia satu. Jadi kalau kalah menang itu adalah proses. Tetapi yang paling penting adalah kita jaga persatuan dan kesatuan, dalam bingkai NKRI sebagai anak Bangsa,” tegas Esthon.

Sementara itu, Farry Djemi Francis selaku salah satu Ketua DPP Partai Gerindra pada kesempatan yang sama juga menyampaikan tiga pesan penting hasil Konfrensi Nasional yang disampaikan Ketua Umum DPP Prabowo Subianto.

Salah satu hal penting yang disampaikan adalah, semua kader partai gerindra harus menjaga persaudaraan, karena politik hanya berjalan beberapa saat saja akan tetapi persaudaraan tetap abadi selamanya.

“Pak Prabowo menekankan pada konfrensi nasional bahwa, apabila diberikan mandate, diberikan kepercayaan oleh rakyat Indonesia untuk menjadi Presiden, maka Prabowo dan Sandiaga Uno mempunyai komitmen untuk menjaga seluruh warga Negara Indonesia, apapun agamanya, apapun sukunya, dan apapun rasnya. Jadi hasil konfensi nasional, ketua umum dan semua partai koalisi nasional untuk melaku kan kampanye damai. Kita diminta untuk tidak terpancing dengan isu-isu yang membuat hubungan kita dalam pesta demokrasi ini terpecah belah,” tegas Farry Francis.

“Kita harus selalu menanamkan seruan yang berulangkali disampaikan Ketua DPD kita Bapak Esthon Foenay bahwa, dalam politik kita berbeda, akan tetapi dalam Tuhan kita bersaudara. Dan kalau kita menjaga keamanan Pemilu saat ini, kapan lagi,” ujar Farry lebih lanjut.

Kedua tokoh politik tersebut juga menghimbau semua Kader Partai Gerindra NTT selalu menanamkan sikap bahwa, kita adalah Putera Bangsa Indonesia.

Semua harus bersatu agar proses Pemilu 2019 berjalan damai, aman, jujur, adil, dan bermartabat. Siapapun yang terpilih itu merupakan pilihan rakyat. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00