• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Begini Evakuasi Wanita Obesitas di Palangka Raya

10 January
12:58 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya : Obesitas adalah suatu kondisi kesehatan yang sekarang ini sudah dianggap sebagai penyakit oleh berbagai lembaga kesehatan dunia. Obesitas merupakan faktor risiko dari berbagai penyakit kronis, bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat, orang yang gemuk berisiko mengalami diabetes melitus tipe 2, penyakit jantung, penyakit kantung empedu, kanker, hingga kelainan reproduktif gangguan hormon, PCOS, infertilitas.

Masalah kelebihan berat badan atau obesitas juga terjadi di Kota Palangka Raya dan dialami oleh salah seorang warga kota cantik bernama Titi Wati berusia 37 tahundengan bobot badan 350 kg dan saat ini sedang diupayakan untuk dapat segeradievakuasi untuk ditangani RSUD Dokter Doris Silvanus.

Kepada RRI, Kamis (10/1/2019) di Palangka Raya, Wakil Direktur Kependidikan dan Kerjasama RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya dr Theo Sapta Atmadja mengatakan, meski RSUD dokter Doris Silvanustelah memiliki satu dokter bedah digestive namun belummemiliki pengalaman menangani obesitas Titi Wati sehingga meminta bantuan dari tim medis Rumah Sakit Udayana dengan 6 timdan membawa anastesi khusus  untuk dapat mengurangi bobot badan yang ada.

Kami telah  mensurvei dan berupaya menyiapkan ruang  operasi dan juga ruang perawatan pasien yang segera  dievakuasi ke RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya untuk menjalani operasi menurunkan berat badan,” ungkap dr Theo Sapta Atmadja,

RSUD Doris Sylvanus,dalam penanganan kasus obesitas Titi Wati mendatangkan 2 dokter bedah digestive dari RS Udayana untuk melakukan operasi  pengecilan lambung terhadap Titi.

Di kesempatan berbeda Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Sayuti menjelaskan, sebelum tahap obesitas terjadi sipasien  akan mengalami kelebihan berat badan terlebih dahulu. Untuk itu, masyarakat dihimbau melalui program penyakit tidak germasperbanyak mengkonsumsi makanan berserat juga menghindari makanan tinggi kalori.

Memperbaiki prilaku gaya hidup tidak sehat sangat pentingseiring kemajuan negara mempengaruhi kondisi masyarakatnya,” jelas Sayuti.

Sementara itu, pasien obesitas Titi Wati saat dibincangi RRI menyampaikan ungkapan hatinya untuk dapat segera di bawa ke rumah sakit meskikeluarga sempat takut khususnya suami namun akhirnya keluarga sepakatmenyerahkan penanganan Titi Wati langsung dari pihak rumah sakit.

Saya berharap dapat  beraktivitas lagi seperti dulu saat ini untuk bernapas saja sudah kesulitan,” terang Titi Wati.

Berkaca dari kasus Titi Wati warga kota Palangka Raya yang mengalami obesitasperlu melakukan beberapa hal berikutpengaturan makan yang sehatterdiri dari intervensi diet, aktivitas fisik, perubahan perilaku, Farmakoterapi dan Intervensi bedah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00