• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Angka Kasus Menurun, DBD Masih Mengancam Kalteng

9 January
17:19 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangka Raya: Pasien rawat inap dan rawat jalan untuk kasus demam berdarah di Kota Palangka Raya cukup tinggi. Bahkan menurut data Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Doris Sylvanus Palangka Raya jumlah pasien kasus DBD terus meningkat sejak Oktober hingga Desember lalu.

Pasien rawat inap karena DBD pada Oktober sebanyak 77 orang, kemudian meningkat menjadi 231 orang pada November dan menjadi 364 pasien DBD dan yang diduga DBD pada Desember. Sementara itu, menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah pada bulan Desember lalu telah terjadi penurunan kasus jika dibandingkan bulan sebelumnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Samsul, mengatakan cara paling efektif untuk mengatasi demam berdarah adalah dengan terus menerapkan 3 M plus. “Kalau itu (3M) dilakukan secara rutin, setidaknya setiap paling tidak 2 minggu, kan siklusnya itu 14 hari, saya yakin akan mengurangi vektor,” ujarnya pada Rabu (9/1/2019). 

Menurutnya, pemberantasan sarang nyamuk akan mengurangi kecenderungan angka kesakitan demam berdarah. Sehingga meskipun orang yang membawa virus dengue ada namun karena vektor atau nyamuk aedes aegepty tidak ada maka tidak akan terjadi penularan.

Suyuti menambahkan musim hujan dengan cuaca yang terkadang panas seperti sekarang ini memang sangat berisiko terjadi perkembangbiakan nyamuk demam berdarah. Untuk itu, seluruh warga Kalteng diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing agar terhindar dari serangan demam berdarah. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00