• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Minimnya Sosialisasi Dari KPU, Caleg Edukasi Secara Perorangan

8 January
16:44 2019
0 Votes (0)

KBRN, Palangkaraya : Masa kampanye calon Anggota DPR, DPD, dan DPRD serta pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden tinggal menyisakan kurang lebih 3 bulan lagi, sejak dimulai 23 September 2018 sampai 13 April 2019. Dengan sisa waktu yang begitu mepet tersebut, membuat sejumlah peserta pemilu, gencar melakukan sosialisasi ke daerah pemilihan masing masing.

Ketika dikonfirmasi RRI, salah satu calon Anggota Dprd Kabupaten Pulang Pisau dari Partai Nasional Demokrat Sri Harini Margaretha, S.Sos, M.si, tidak ingin melewatkan masa kampanye dengan santai, tetapi gencar melakukan lawatan ke sejumlah tempat,  guna menyerap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat menggunakan dana pribadi.

“Selama kita mengunjungi masyarakat, mereka menaruh harapan besar kepada KPU sebagai penyelenggara negara, untuk lebih mempublikasikan visi dan misi seluruh caleg yang menjadi peserta pemilu, saah satunya lewat sosialisasi,  karena secara jujur kami katakan, pemilu tahun ini lebih sulit dibanding tahun sebelumnya, sebab di dalam satu bilik suara, masyarakat diharuskan mencoblos 5 surat suara,” ungkap Rini kepada RRI Selasa (8/1/2019)

Untuk menghindari kesalahan mencoblos lanjut wanita yang aktif mengikuti organisasi tersebut, perlu dilakukan sosialisasi secara masif sampai ke lapisan masyarakat tingkat bawah, karena tugas menyukseskan pemilu, bukan hanya dilakukan KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu,  tetapi bisa juga dilakukan oleh masing masing Partai Politik dan Caleg, karena di dalam surat suara tahun ini, memilih calon anggota Legisltaif tidak lagi disertai dengan foto dan gambar  caleg yang bersangkutan, tetapi hanya tertera nama dan nomor urut.

“Kecuali memilih Presiden dan Wakil Presiden ada gambarnya, tapi kalau memilih caleg yang jumlahnya ratusan orang, pasti membuat masyarakat bingung  untuk memilih, saran saya kepada Kpu, mari perkuat sosialisasi ke tengah masyarakat seperti yang saya lakukan beberapa bulan ini, ternyata masih ada yang belum mengetahui tata cara mencoblos,” ujarnya.

Sementara itu, pada pemilu bulan April 2019 mendatang, masyarakat harus memahami warna kertas suara yang akan dicoblos, antara lain untuk memilih anggota DPRD Kabupaten dan Kota warna hijau, kertas suara warna biru untuk pemilihan anggota DPRD Provinsi, warna kuning memilih DPR RI, warna merah memilih DPD RI, sedangkan untuk calon Presiden dan Wakil Presiden kertas suara warna abu abu.

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    RustamDE

    Rustam Desk Editor Wilayah Kalimantan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00