• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Haji Uma Biayai Pengobatan Bayi Penderita Antresia Bilier

7 January
18:35 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Muhammad Yusuf bayi berumur 26 hari, asal gampong  Keude Aron, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara, yang menderita penyakit Antresia Bilier atau tidak berfungsinga fungsi hati, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh, oleh anggota DPD RI asal Aceh H. Sudirman atau akrab disapaa Haji Uma,  Senin (7/1/2019) sore.

Selain difasilitasi mobil ambulance untuk dirujuk ke RSUZA, Bayi dari pasangan Amiruddin (41)dan Mahdalena (29)  juga ditanggung biaya keluarga selama bayi dirawat dirumah sakit, karena prihatin dengan kondisi keluarga bayi.

Haji Uma menyebutkan bayi yang menderita Antresia Bilier, sudah dua hari fotonya beredar di media sosial, Fecebook dan Whatsaap, belum ada penanggan serius dari pihak terkait.

“Saya langsung meminta tim saya Nasruddin sapaan Bang Nas, untuk mencari alamat bayi tersebu, karena kondisi bayi itu sangat memperhatinkan dan perlu perwatan medis,” terang Haji Uma, Senin (7/1/2019) sore.

Haji Uma mengatakan, selain menyediakan Ambulance juga  menyerahkan biaya penjagaan pasien selama rawat inap di Banda Aceh, Karena kondisi ekonomi  keluarga bayi itu memperhatinkan.

“Ayah bayi juga mengalami lumpuh sedangkan ibu bayi mengalami keterbelakangan mental, makanya kita sangat prihatin dengan kondisi bayi dan orang tua bayi tersebut," katanya.

Sementa itu, Dokter Pelayanan Puskesmas Syamtalira Aron, dr Safwani menyebutkan, pasca beberapa hari bayi itu lahir, sudah pernah dibawa ke Puskesmas, pihaknya menyarankan untuk rawat inap. Namun keluarga menolak, hanya meminta untuk rawat jalan.

“Kami dari pihak puskesmas sudah mengeluarkan rujukan untuk rawat inap di RSU Cut Mutia Buket rata Lhokseumawe, karena bayi tersebut perlu penangganan medis, apalagi kondisi bayi itu makin memperhatinkan,”terang Safwani saat melihat bayi itu dirumah neneknya di Gampong Meria Aron. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00