• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kolom Bicara

Hukum yang Berlaku dalam Perjanjian Dengan Pihak Asing

7 January
09:37 2019
4 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Saat ini kita semakin sering berhadapan dengan segala sesuatu yang berurusan dengan unsur asing. misalnya saja perjanjian yang disepakati dengan warga negara asing atau perjanjian jual beli online yang kita lakukan melalui laman yang berbasis di luar negeri. Unsur asing yang melekat dalam perjanjian ini telah mempertemukan kita dengan sistem hukum asing. 

Sehingga ada kemungkinan bahwa hukum asing tersebut berlaku untuk perjanjian yang kita buat. Jika kita sering terlibat atau membuat perjanjian seperti ini maka ada hal hal yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah hukum yang berlaku bagi perjanjian. Dalam hukum perdata internasional hal ini dibicarakan dalam topik pilihan hukum. 

Hukum yang berlaku dalam perjanjian yanga da unsur asingnya addalah hukum yang telah dipilih oleh para pihak. Mengapa? Karena para pihak memiliki kebebasan dan kewenangan untuk memilih hukum yang berlaku bagi mereka. Sehingga jika terjadi perselisihan atau sengketa di kemudian hari hukum yang telah dipilih akan berlaku untuk menyelesaikan perkara yang ada di antara para pihak

Apakah berarti para pihak dapat memilih sebebas-bebasnya? Tidak. Ada batasan-batasannya. Antara lain, pilihan hukum ini tidak boleh bertentangan dengan apa yang disebut dalam hukum perdata Internasional sebagai Ketertiban Umum. Artinya hukum yang dipilih sesuai dengan prinsip-prinsip dasar hukum Indonesia, misalnya dalam bidang-bidang tertentu ada peraturan Indonesia yang dengan tegas mengatakan bahwa perjanjian di bidang itu harus tunduk pada hukum Indonesia, maka aturan-aturan tersebut tidak dapat disimpangi oleh para pihak. Pilihan hukum juga tidak diperbolehkan apabila pilihan hukum itu ternyata akal-akalan para pihak untuk menyimpangi larangan yang ada dalam hukum Indonesia. Akal-akalan seperti ini dalam hukum perdata internasional disebut dengan penyelundupan hukum. 

Bagaimana jika para pihak tidak memilih hukum yang berlaku? dalam hal ini hakim akan menentukan hukum yang berlaku sesuai dengan prinsip-prinsip hukum perdata internasional. Memang hal hukum yang berlaku ini terdengar sepele namun ketika kita membuat perjanjian yang ada unsur asingnya, hal ini menjadi sangat penting. Karena jangan sampai kita terlibat dengan hukum yang kita tidak mengerti.

Oleh : Pitta Allagan, MH - Pengajar dan Pemerhati Hukum Perdata Internasional Fakultas Hukum Universitas Indonesia. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00