• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Ribuan Santri Serukan Poltik Kejujuran

6 January
17:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandung : Hoax adalah perbuatan keji atau faahisyah, ribuan santri menyatakan perang terhadap Hoax dan menyerukan pentingnya menghadirkan politik kejujuran.

Seruan itu dibacakan KH. Ahmad Fauzi Imron saat moment Haol Akbar KH. Ali Imron Faqih, di Ponpes Al-Istiqomah Pacet Bandung Jabar, Minggu (6/1/2019) di hadapan Direktur Relawan TKN Jokowi Amin, Maman Imanulhaq.

Memelintir informasi bohong untuk tujuan politis atau hoax, lanjut Ayi, adalah perbuatan keji yang mengotori akal sehat, merusak tatanan demokrasi dan mengancam nilai kemanusian. 

Tindakan Hoax seperti yang dilakukan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief dan Oknum Pengurus MUI Teungku Dzulkarnen akan memunculkan fitnah besar yang mengakibatkan kecemasan, kebencian, dan permusuhan di tengah masyarakat.  

Karenanya para santri meminta para pelaku hoax dihukum seberat-beratnya. Mereka juga meminta semua elit politik dan tokoh masyarakat untuk mengedepankan Politik Kejujuran.

Maman Imanulhaq sangat mengapresiasi seruan itu. Ia mengutip Al Quran Surat An-Nur ayat 19, “ Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar berita buruk dan keji ini tersiar di kalangan orang-orang yang beriman, maka bagi mereka ada azab yang pedih di duniakah atau di akhirat”.

Maman memberi penjelaskan beberapa ciri Hoax. Di antaranya sumber berita tidak jelas, tidak berdasarkan data dan fakta, menyudutkan salah satu pihak, bermuatan fanatisme dan menghina pemimpin dan alat negara seperti Presiden, TNI dan Polri.

Maraknya hoax dan fitnah terutama yang ditujukan kepada Jokowi, mendorong Maman dan Cyber Tropper Direktorat Relawan TKN Jokowi Amin melakukan edukasi politik kepada generasi milineal pesantren di 10 Provinsi yang jadi battle ground termasuk di antaranya Banten, DKI dan Jabar. 

Maman meminta semua santri untuk melawan hoax. dan terus melakukan chek and rechek sebelum menyebarkan sebuah berita. 

“Sejak awal, Pak Jokowi meminta kami di TKN dan seluruh relawan untuk mengedepankan kampanye yang cerdas, gembira dan jujur. Indonesia butuh pemimpin yang sederhana, jujur, optimis, jelas program dan prestasinya”, tegas Maman sebelum memimpin sholawat satu jari dan memyanyikan Indonesia Raya sebagai penutup rangkain acara Haol ulama Kharismatik ini.(Rel)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00