• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Setuju Tes Baca Alquran, Ini Penjelasan Timses Prabowo-Sandi

3 January
09:28 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Herzaky M. Putra, tidak mempersoalkan adanya usulan tes baca Alquran untuk pasangan capres dan cawapres, sepanjang itu terjadwal dan disepakati dua kubu. 

"Kalau ada usulan tes mengaji, silahkan dilakukan saja jika kedua capres dan cawapres berkenan dan waktunya memungkinkan," katanya di Pontianak, Kamis (3/1/2019).

Menurut Herzaky dalam iklim demokrasi seperti ini, wajar-wajar saja setiap komunitas atau elemen masyarakat memiliki aspirasi dan harapan berbeda mengenai sosok capres yang diinginkan. Ada yang berfokus pada pengetahuan dan ketrampilan capres, ada yang lebih mengedepankan visi, misi, dan program capres, dan ada yang mengedepankan pada karakter pribadi capres. 

"Karena itu, silahkan saja jika ada elemen masyarakat yang mengajak capres atau cawapres untuk melakukan tes atau membuat kontrak politik tertentu. Baru kemudian mereka memutuskan mau memilih capres yang mana," lanjutnya.

Herzaky M. Putra yang juga Deputi Kogasma Partai Demokrat ini menjelaskan, capres dan cawapres juga sah-sah saja untuk mengikuti atau tidak mengikuti tes atau membuat kontrak politik dengan elemen masyarakat tertentu. Itu pilihan bagi capres dan cawapresnya. Mengingat kalau bukan agenda resmi KPU, tidak ada kewajiban bagi capres atau cawapres untuk mengikutinya.

"Yang paling penting, setiap capres dan cawapres sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh UUD dan UU, serta sudah ditetapkan oleh KPU sebagai capres dan cawapres yang sah. Lalu, setiap agenda resmi yang telah ditetapkan oleh KPU untuk diikuti paslon, sebaiknya diikuti oleh kedua capres dan cawapres," tukasnya.

"Misal, dalam pemaparan visi, misi, dan program kerja, seharusnya capres dan cawapres yang hadir dan menjelaskan. Kan yang mau dipilih publik adalah paslon, bukan timsesnya," imbuh politisi asal Kalbar ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00