• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sudut Istana

Presiden Perintahkan BMKG Beli Alat Deteksi Gempa Khusus Selat Sunda

24 December
14:37 2018
0 Votes (0)

KBRN,  Banten : Presiden Joko Widodo memerintahkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk membeli dan  melengkapi alat-alat pendeteksi bencana alam khusus untuk memantau di wilayah Selat Sunda.

"Ke ldepan saya sudah perintahkan juga ke BMKG untuk membeli alat-alat deteksi, early warning system yang bisa memberikan peringatan-peringatan dini kepada kita semuanya kepada masyarakat sehingga masyarakat bisa secepatnya," kata Jokowi di Hotel Mutiara Carita,  Labuan,  Kabupaten Pandeglang,  Banten,  Senin (24/12/2018).

Kepala Negara juga menilai terlalu dini menyimpulkan penyebab tsunami Selat Sunda yang melanda Banten hingga Lampung. Termasuk alat seismograf pendeteksi gempa gempa bumi Gunung Anak Krakatau yang sempat rusak.

"Sekarang ini kita belum dapat menyimpulkan ya apakah kalau ini bukan dari gempa, tetapi ini dari mana belum disimpulkan. Jadi jangan menyimpulkan dulu. Baru dicek semuanya," ungkap Jokowi.

Hari ini, Kepala Negara langsung melihat
secara langsung korban serta kerusakan yang terdampak tsunami Selat Sunda.

Selain ke Puskesmas Labuan melihat korban yang mengalami luka -  luka,  baik patah tulang kaki maupun tangan.

Kunjungan pun dilanjutkan ke Posko Penanggulangan Bencana Kementerian Sosial di lapangan Futsal Rancateureup,  Labuan. Disana Kepala Negara bertemu dengan ratusan pengungsi dampaj tsunami.

Kepala Negara pun melanjutkan perjalanan ke Rumah sakit lapangan batalyon kesehatan I Marinir Cilandak di Labuan.

Dan di penghujung kunjungannya,  Presiden Jokowi juga melihat secara langsung Hptel Mutiara Carita Pandeglang.

Turut mendampingi Presiden diantaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Kesehatan Nila Moelok,  Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan  Gubernur Banten Wahidin Halim serta Bupati Pandeglang Irna Narulita. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00