• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Berita Olahraga

PON XX di Papua, Maluku Terancam Kehilangan Medali Cabor Dayung

19 December
08:41 2018
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Maluku mulai khawatir  kehilangan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke- 20 di Provinsi Papua tahun 2020.  Kekhawatiran itu mencuat menyusul hengkangnya sejumlah atlit ke daerah lain dan mundurnya sejumlah atlit berprestasi, akibat dari kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan mereka.   

Ketua Harian Pengprov PODSI Maluku Anos Yeremias kepada RRI di Ambon, Rabu (19/12/2018) mengungkapkan, selama dirinya memimpin PODSI Maluku, sebanyak  lima medali emas, tiga medali perak dan tiga medali perunggu telah dipersembahkan oleh atlit-atlit dayung untuk mengharumkan nama daerah. Namun sayangnya, prestasi yang begitu mentereng, tidak sejalan dengan kesejahteraan yang mereka peroleh.        

“Beberapa atlit dipastikan tidak akan memperkuat Maluku lagi. Mereka sudah tawar hati dengan janji-janji yang tidak dipenuhi.  Ini sangat disayangkan karena akan berpengaruh terhadap proyeksi lima medali emas pada PON ke- 20 di Papua tahun 2020. Kemungkinan besar kita akan kehilangan empat medali atau hilang semuanya,” sesal Anos Yeremias.

Diakui Yeremias, menghadapi PON ke 20 di Provinsi Papua tahun 2020, PODSI Maluku memiliki banyak stok atau lapisan-lapisan atlit, termasuk atlit-atlit peraih medali pada ajang ASIAN Games di Jakarta dan Palembang pada bulan Agustus lalu. Namun kebanyakan dari mereka merasa kecewa karena sampai hari ini mereka belum memperoleh apa yang dijanjikan oleh daerah, padahal DPRD Maluku telah menetapkan dana hibah bagi mereka. 

Dayung adalah salah satu cabang olahraga langganan medali bagi Maluku. Kiprah atlit-atlit dayung Maluku tidak saja membanggakan daerah, tapi juga Indonesia. La Memo dan Chelsea Corputty misalnya, dua atlit asal Pulau Seram ini, berhasil mempersembahkan dua medali emas untuk Maluku pada ajang PON XIX di Provinsi Jawa Barat tahun 2016.

Sebelumnya, dalam ajang  Olimpiade Rio de Janeiro 2016,  La Memo yang menjadi wakil Indonesia pertama di ajang bergengsi itu, meski tidak memberikan medali emas, dia berhasil mengunci tempatnya di posisi perempat final. Pada Sea Games 2013  di Myanmar, La Memo sukses meraih medali perunggu, dan pada ajang Sea Games 2015, dia membukukkan dua medali emas untuk Indonesia. 

  • Tentang Penulis

    Abdullah Leurima

    Reporter RRI Bula peraih Anugerah Pesona Bahari Indonesia 2016 (best of the best) dari Menteri Pariwisata RI

  • Tentang Editor

    Waddi Armi

    Redaktur Puspem 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00