• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kolom Bicara

Sinergitas TNI-Polri Belum Membumi

14 December
13:42 2018
3 Votes (5)

Disusun oleh: Yanto Prawiro Negoro

KBRN, Jakarta: Aksi pembakaran dan pengerusakan kantor Polsek Ciracas, Jakarta Timur, baru baru ini oleh sekelompok massa yang tidak dikenal tentu mengejutkan kita semua dan membuat tanda tanya besar, siapa sesungguhnya orang yang berani melakukan hal itu? Sebab kantor yang diserang dan dibakar bukanlah kantor biasa tetapi kantor polisi yang selama ini tempat masyarakat mencari perlindungan.

Kapolda Metrojaya Irjen. Pol. Idham Azis mengatakan aksi pembakaran dan pengerusakan Polsek Ciracas itu meruapakan bentuk ekkeceawaan massa terhadap penanganan kasus pengeroyokan dua anggota tni di kawasan Pertokoan Aludina, Jakarta timur.

Pertanyaannya apakah benar dalam aksi penyerbuan dan pembakaran polsek ciracas itu ada keterlibatan anggota TNI? Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel (Inf) Kristomei Sianturi, mengatakan pihaknya terus melakukan penyelidikan terlibat tidaknya anggota TNI dalam peristiwa itu namun sampai saat ini belum ada bukti yang kuat keterlibatan TNI dalam peristiwa pembakaran dan penyerangan terhadap polsek Ciracas Jakarta Timur.

Terlepas terlibatnya anggota TNI dalam penyerbuan kantor Polsek Jakarta Timur itu. Kasus serupa pernah terjadi yang melibatkan polisi dan TNI sehingga dugaan keterlibatan dalam peristiwa itu tidak bisa disalahkan. Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto, mengatakan yang terjadi di polsek ciracas merupakan bentuk kekecewaan dalam penegakan hukum yang lamban oleh kepolisian akibat turunnya kinerja pribadi-pribadi anggota polri yang merasakan adanya kesenjangan dalam pemberian penghargaan dan hukuman terhadap polisi yang berprestasi.

Di sisi lain terjadinya konflik TNI dan Polri selama ini disebabkan beberapa faktor yang sulit untuk dipecahkan baik dari sisi psikologis, cultural arogansi kecemburuan dan masalah kewenangan. Faktor inilah yang membuat terjadinya gesekan gesekan antara TNI dan Polri. Contoh kasus psikologis dan cultural, pada umumnya anggota TNI belum terlepas dari perasaan subprioritas masa lalu sebagai saudara tua ketika polri masih tergabung dalam Abri. Dan yang sering menjadi persoaalan paling memicu gesekan antara TNI dan Polri adalah masalah kecemburan akibat jomplangnya kesejahteraan antara TNI dan Polri yang menilai Polri lebih banyak kesempatan mencari tambahan penghasilan seiring kewenangannya yang amat luas.

Tentu persoalan-persoalan ini hendaknya menjadi perhatian pemerintah, TNI dan Polri harus bersinergi dalam melaksanakan tugas-tugas pengamanan dan pertahanan negara, dan memebrikan peluang dan tanggung jawab yang sama sehingga tidak ada lagi kecemburuan dan kesenjangan di antara Polri dan TNI agar tidak terjadi gesekan-gesekan dua lembaga keamanan dan keutuhan wilayah kesatuan Republik Indonesia. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00