• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

73 Narkoba Sintesis Jenis Baru Beredar di Indonesia

14 December
13:28 2018
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Peredaran dan penyalahgunaan narkoba dengan berbagai jenis di Indonesia semakin marak, bahkan Indonesia telah dinyatakan sebagai Negara Darurat Narkoba. 

Direktur Pasca Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Dra. Yunis Farida Oktoris Triana, sebelum kegiatan Talk Show RRI Semarang di SMK Nusa Putra Semarang mengatakan, saat ini di Indonesia sudah beredar 73 narkoba sintenis jenis baru, dan 68 di antaranya telah diatur dalam Peraturan Kementrian Kesehatan.

"Di Indonesia pengguna narkoba usia 10 hingga 59 tahun sudah mencapai 4 ribu hingga 6 ribu orang, 50 persen di antaranya berada di sektor pekerja, 27 persen pelajar dan mahasiwa, sisanya tidak memiliki pekerjaan," ungkap Yunis.

Sementara itu Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Muhammad Nur mengatakan, kasus penyalahgunaan narkoba di Provinsi ini sudah mencapai 543 jiwa yang menyasar kepada seluruh usia.  

"Kasus penyalahan narkoba ini seperti fenoma gunung es, sekarang di kota kota malah beredar sabu , dan extasy menyasar ke daerah daerah bahkan sampai ke desa desa," imbuhnya. 

Menyinggung rehabilitasi bagi pengguna narkoba , saat ini BNN hanya memiliki 6 tempat rehabilitasi narkoba di Indonesia. Namun tidak hanya BNN, Kementrian Sosial dan Rumah Sakit Polri juga menyediakan tempat rehabilitasi bagi pecandu narkoba. 

Dalam Talk Show yang  digelar RRI bertajuk 'Rehabilitasi Pecandu Narkoba' juga menghadirkan narasumber Direktur Akademi Farmasi Nusaputera Yithro Serang, M. Far Apt dan Ketua Gerakan Rakyat Anti Madat Hafidz Sungkar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00