• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Wujudkan Kedaulatan Pangan, Bulog Gencarkan Program On Farm Ke Petani Padi

14 December
07:52 2018
0 Votes (0)

KBRN, Mataram : Kedaulatan pangan merupakan hajatan yang ingin diwujudkan pemerintah dalam memaksimalkan ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat.

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Nusa Tenggara Barat sebagai badan yang diamanahkan untuk mendukung pangan berkecukupan terus melakukan berbagai program strategis.

“Program kemitraan On Farm satu diantara kegiatan yang dilakukan untuk ketahanan pangan,” kata, Kepala Bulog Divre NTB, Ramlan UE, Jumat (14/12/2018).

Karenanya bulog mendorong petani untuk memanfaatkan program Kemitraan On Farm agar bisa memperoleh permodalan untuk membiayai usaha tani padi dan mendapat kepastian pasar dengan harga yang layak.

Ia mengatakan, program kemitraan On Farm diselenggarakan dalam rangka kegiatan pengembangan usaha guna memberikan kontribusi bagi perusahaan dan mendukung kegiatan pelayanan publik.

“Selain itu, untuk menyukseskan Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi yang merupakan program kerja Kementerian Badan Usaha Milik Negara untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional,” paparnya.

“Kegiatan on farm dilaksanakan dengan pola on farm mandiri, on farm kemitraan, dan on farm sinergi,” lanjutnya.

Ramlan mengakui, Bulog lebih mendorong petani memanfaatkan on-farm sinergi, yaitu kegiatan kerja sama usaha tani antara Perum Bulog, mitra kerja on-farm, dan pihak perbankan atau distributor sarana produksi pertanian.

Dalam pola kerja sama tersebut, perbankan berkewajiban menyediakan pembiayaan usaha tani atau distributor saprodi menyediakan saprodi, dengan jaminan dari mitra kerja on-farm, dan Perum Bulog dapat membeli hasil panen.

“Sejauh ini, luas areal tanam padi dengan pola on-farm sinergi baru mencapai 200 hektare pada musim tanam 2018 Dan kita mentargetkan luas lahan tanam mencapai 7.000 hektare,” ucapnya.

Masih sedikitnya realisasi, menurut Ramlan, disebabkan karena petani masih belum banyak yang memahami konsep on-farm yang ditawarkan Bulog.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00