• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Komitmen Dunia Usaha dan Industri di DIY untuk Aturan Kuota Pekerja Disabilitas 1 %

13 December
21:37 2018
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Pelindungan dan hak asasi manusia terhadap kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas harus dijalankan. Penghormatan, pelindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas juga menjadi kewajiban negara.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah DIY Ir. Gatot Saptadi, MT saat membacakan sambutan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pada acara Pemberian Penghargaan Produktivitas bagi Perusahaan (Siddhakarya) di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (13/12/2018). 

“Pelaksanaan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas bertujuan untuk mewujudkan taraf kehidupannya yang lebih berkualitas, adil, sejahtera lahir dan batin, serta bermartabat. Penyandang disabilitas harus mendapatkan kesempatan yang sama dalam upaya mengembangkan diri melalui kemandirian sebagai manusia yang bermartabat. Penyandang disabilitas berhak untuk produktif dalam hidupnya," jelas Gatot.

Di kesempatan yang sama dilakukan pula penandatanganan komitmen dunia usaha dan dunia industri di DIY untuk aturan kuota pekerja disabilitas 1% dari seluruh karyawan. Komitmen tersebut dilakukan oleh kepala daerah kabupaten/kota se-DIY.

"UU Nomor  8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas mengatur kewajiban perusahaan swasta untuk mempekerjakan penyandang disabilitas, paling sedikit 1 persen dari jumlah pekerjanya,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Bina Produktvitas Kemenaker RI Drs. Muhammad Zuhri, mengatakan, penyandang disabilitas adalah warga negara bangsa yang punya kewajiban dan hak yang sama dengan warga lainnya, termasuk hak peningkatan kompetensi dan produktivitas.

“Karenanya, kami punya kepentingan kuat untuk mendorong kita semua untuk punya komitmen yang sama dalam upaya meningkatkan produktivitas. Apalagi, produktivitas jadi kunci kemajuan suatu bangsa,” katanya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Bidang Organisasi Kadin DIY, Gonang Djuliastono mengatakan, sudah waktunya para disabilitas juga punya peran dalam pengembangan dunia usaha dan industri di Indonesia, di DIY khususnya.

"Kita siap jalankan UU yang ada. Tidak hanya sekedar menjalankan..Tetapi memang penyandang disabilitas pun mampu berkarya," jelasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00