• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sudut Istana

Presiden Jokowi ingin Pendamping PKH Dikirim ke Luar Negeri untuk Belajar

13 December
14:34 2018
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Program Keluarga Harapan (PKH) diharapkan dapat menjadi salah satu program yang dapat membantu mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Selain PKH, ada sejumlah program bantuan sosial lainnya seperti Bantuan Pangan Non Tunai, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar.

Program-program tersebut dijalankan beriringan guna mendukung pembangunan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan mulai dijalankan di tahun 2019.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo menyampaikan kepada Menteri Sosial agar ke depan ada metode pengiriman tenaga pendamping PKH ke luar negeri untuk belajar berbagai hal, termasuk diantaranya pengentasan kemiskinan di negara lain. 

"Ini saya titip Pak menteri. Kita inikan, tahun depan akan melakukan pembangunan besar-besaran di SDM. Saya juga minta nanti ada seleksi di pendamping-pendamping PKH ini kita kirim ke Luar Negeri. Bisa sekolah, maksudnya melanjutkan sekolah, bisa training, bisa melihat, dan membandingkan negara lain negara maju itu seperti apa. Dan kita nanti harus mengambil posisi seperti apa, supaya terbuka wawasan kita. Sehingga memiliki semangat, semua memiliki semangat yang tinggi untuk membangun negara ini. Jangan sampai ada yang tertinggal, tadi 15,6 juta. Kita harus memiliki semangat yang sama untuk mengentaskan kemiskinan," ujar Jokowi di Istana pada Kamis (13/12/2018).

Pemerintah akan menerapkan metode berbeda dalam penyaluran PKH di tahun 2019. Dana akan disalurkan dengan mekanisme non-flat dimana setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus memenuhi komponen tertentu, sementara sebelumnya pada 2018 KPM mendapatkan pemasukan flat sebesar Rp1,8 juta per tahun.

Jika di dalam suatu keluarga ada Ibu yang tengah hamil dalam KPM, maka akan ada tambahan indeks termasuk dengan adanya tambahan tanggungan anak lainnya, penerima akan mendapatkan manfaat di luar Rp250.000 yang sudah tetap.

Selain komponen tersebut, apabila ditemukan anggota keluarga lanjut usia (lansia), maka akan ada tambahan bantuan, dan ketika terdapat anggota keluarga yang mengalami disabilitas juga mendapatkan bantuan tambahan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00