• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Longsor di Tobasa 2 Meninggal 9 Masih Tertimbun

13 December
11:51 2018
1 Votes (1)

KBRN, Medan : Pristiwa longsor yang terjadi di Desa Halado Jalan Lintas Sigura - Gita, Kecamatan Pintupohan Meranti, kabupaten Toba Samosir mengakibatkan 2 orang meninggal dunia dan diprediksi masih ada 9 orang yang masih tertimbun pada pristiwa yang terjadi pada Rabu malam (12/12/2018). 

Dua korban meninggal dunia atas nama Rosdiana Br Nainggolan (35) dan Nia Marpaung (14) dan saat ini sudah dikembalikan  ke rumah keluarga korban jika sebelumnya berada di klinik PT Inalum. Selian itu juga dua korban dilaporkan mengalami luka berat dan dirawat di klinik PT Inalum.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Toba Samosir Herbet Pasaribu membenarkan peristiwa longsor itu pada Rabu malam atau menjelang Kamis dini hari.

"Betul, tadi malam terjadi longsor di Desa Halado Kecamatan Pintu Pohan. Sekitar pukul 12.00 tadi malam," ucap Herbet kepada RRI, Kamis (13/12/2018).

Herbet mengatakan, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang terjadi. Sehingga mengakibatkan longsor yang menyebabkan empat rumah tertimbun longsor.

"Itukan di daerah kami ini intensitas curah hujan sangat tinggi. Sehingga adanya pergerakan tanah yang mengakibatkan longsor. Ada empat rumah yang tertimbun," jelasnya.

Herbet menjelaskan, hingga saat ini jumlah korban yang sudah dievakuasi ada empat oranh, dua diantaranya meninggal dunia.

"Tetapi masih terus dilakukan pencarian korban karena diperkirakan masih ada sekitar 9 orang tertimbun dan masih terus kita cari menggunakan alat berat dan tenaga manual," tegas Herbet.

Herbet mengaku pada proses evaluasi pertama malam kejadian, pihaknya juga sempat mengalami longsor susulan yang mengakibatkan sejumlah alat berat tertimbun. Hal itu pula yang mengakibatkan tim evakuasi terkendala. Saat ini, pihaknya dibantu Basarnas, TNI/ Polri terus melakukan evaluasi terhadap korban yang masih tertimbun.

"Waktu dilakukan evakuasi tadi malam, itulah terjadi longsor susulan sehingga alat berat kita tertimbun juga. Sehingga mengakibatkan evaluasi terkendala. Sekarang kita masih terus evaluasi dibantu pihak Basarnas, TNI/Polri. Kita sudah kerahkan alat berat eskapator dan dibantu tenaga manual manusia," kata Herbet.

Saat ini, akses jalan dari Kabupaten Tobasa menuju Kabupaten Asahan terputus dan tidak bisa dilalui. 

Berikut nama-nama korban yang berhasil didata:
1.Rosdiana Br Nainggolan 35 Thn (MD) di klinik PT Inalum 
2. Nia Marpaung 14 Thn (MD) di klinik PT Inalum 
3. Jones Tambunan,Lk, 45 Thn (belum ditemukan ) 
4. Nur cahaya br Marpaung , Pr, 40 Thn (belum ditemukan)
5. Bantu Tambunan ,Lk,70 thn ( belum ditemukan )
6. Ahmadi Tambunan , Lk,23 Thn  ( belum ditemukan ) 
7. Serly Tambunan,Pr, 19 thn ( belum ditemukan ) 
8. Ambrin Tambunan Lk,13 thn
9. Kasmer Marpaung Lk 39Thn ( belum ditemukan )
10. Jelly Marpaung,Lk, 12 Thn ( luka patah dirawat di klinik PT Inalum 
11. Alpen Marpaung Lk, 5 Thn. ( Luka  dirawat di klinik PT Inalum 

  • Tentang Penulis

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Waddi Armi

    Redaktur Puspem 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00