• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Pegawai BPK Dianiaya di Nias Utara Buat Laporan di Polres Nias

13 December
09:27 2018
1 Votes (5)

KBRN, Gunungsitoli: Dua orang auditor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Utara dianiaya saat sedang meninjau sejumlah proyek bernilai miliaran rupiah di Kecamatan Lahewa Kabupaten Nias Utara. 

Adapun nama dari kedua korban penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang tersebut, yakni Sandro Simatupang dan Jamanna Sembiring. Keduanya mengaku mengalami cidera pada bagian kepala dan telinga sebelah kanan.

Salah seorang korban saat ditemui di Mapolres Nias usai membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Nias, belum bersedia memberikan keterangan kepada sejumlah media.

"Maaf teman-teman untuk saat ini saya belum bisa kasi komentar ya," ujar salah seorang korban sambil berlalu keruang unit III Satreskrim Polres Nias, Kamis (13/12/2018). 

Salah seorang warga yang tidak ingin namanya disebutkan kepada RRI menyampaikan, aksi penganiayaan tersebut terjadi usai korban melakukan audit di salah satu proyek bernilai miliaran rupiah yang diduga menjadi lahan korupsi. 

"Usai korban melakukan audit di salah satu proyek tiba-tiba datang sekelompok warga melakukan penganiayaan," sebutnya.

Pantauan RRI, kedua korban sejak malam hingga dini hari tadi masih diambil keterangannya oleh penyidik Polres Nias guna mengungkap identitas para pelaku yang saat ini sedang diburu pihak kepolisian. 

Sementara, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian resort Nias masih belum memberikan keterangan resmi terkait penganiayaan yang dialami kedua auditor BPK RI perwakilan Sumatera Utara tersebut. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00