• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus 11 Jenazah Terapung di Perairan Bengkalis

12 December
14:29 2018
2 Votes (4.5)

KBRN, Bengkalis : Peristiwa naas yang menimpa 16 orang Tenaga Kerja Indonesia yang masuk melalui jalur tidak resmi dan meninggal dunia mulai terkuak. Pasalnya dua orang nahkoda speed boat yang membawa mereka dari Malaka (Malaysia) dan masih hidup sudah menyerahkan diri ke pihak kepolisian Polres Bengkalis pada 10 Desember 2018.  

Seperti disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto melalui Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Kompol Yuliusman dalam pers rilis, Rabu (12/12/2018) di Mapolres Bengkalis.

Kompol Yuliusman yang didampingi Kasat Reskrim AKP Andre Setiawan dan Paur Humas Ipda Subhekti menyebutkan kedua tersangka yang ditetapkan ini setelah pihak kepolisian melakukan penyelidikan dan urutan kejadian dimulai dari penemuan mayat atau jenazah pertama di oerairan Bengkalis tepatnya di Kecamatan Rupat Utara dan penemuan jenazah berikutnya di perairan Bengkalis serta barang bukti yang ditemukan.

"Dengan penemuan tersebut kita kembangkan dengan laporan dari pihak kapal Indo mall 5 dengan tujuan Dumai (Indonesia) menuju Malaka (Malaysia) bahwa mereka menemukan dua orang yang mengaku nelayan terapung di tengah laut,"  kata Kompol Yuliusman.

Dari sini dua orang ini diketahui warga Rupat Utara masing masing bernama Hamit Alias Boboi anak Cilik (31 tahun) alamat Jalan Alohong RT 10/RW 10 Desa Cingam Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis dan Jamal Anak Watan (38 Tahun) Alamat Jalan Alohong RT 10/RW/04 Desa Cingam Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis.

"Kedua orang ini merupakan nahkoda speed boat yang membawa 16 orang TKI ini dari Malaka kembali ke Indonesia, keduanya menerima upah 400 Ringgit Malaysia," kata Kabag Ops lagi.

Dari keterangan tersangka mereka diperintah oleh RB laki-laki warga Dumai dengan koordinir pada saat penjemputan di pantai Tanjung Keling Malaka Malaysia oleh RS laki laki Warga Negara Malaysia Eks Warga Negara Indonesia) yang keduanya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan rencananya penumpang akan diturunkan di pantai Teluk Ketapang Desa Sungai Cingam Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.

Sampai saat ini telah tercatat 11 jenazah yang ditemukan dan dari 11 jenazah tersebut berdasarkan identifikasi yang dilakukan dirumah sakit Bhayangkara pekan baru sudah ada 4 orang dan sisanya masih belum di ketahui.

Berdasarkan data jumlah penumpang yang sebanyak 16 orang penumpang baru 11 yang ditemukan dan sisanya masih ada 5 orang penumpang 1 anak-anak.

Dari pengakuan tersangka, Speedboat yang membawa penumpang menggunakan Speedboat dengan mesin GT 30 dan terbuka, dan dalam Speed boat hanya ada 9 life jaket untuk penumpang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00