• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Jasa Raharja Cabang Maluku Salurkan Santunan Mencapai Miliaran

11 December
11:28 2018
2 Votes (5)

KBRN, Ambon: Tingginya angka kecelakaan menyebabkan penyaluran santunan PT  Jasa Raharja (Persero) Cabang Maluku  sampai dengan  November 2018 meningkat sebesar Rp 9.307.662.246,- 

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Maluku, Zet Toding merincikan, dari jumlah santunan yang dibayar itu, meninggal dunia Rp7.000.000.000,- . Lakalantas Rp 2.027.818.771,- .  Untuk Cacat Tetap  Rp 111.750.000,- , biaya Ambulance   Rp 4.412.000,- ,Penguburan  Rp 16.000.000,- , P3K    Rp 147.681.475,-.

"Jumlah ini dibandingkan dengan tahun lalu dalam periode yang sama mengalami kenaikan sebesar RP 2.318.062.312,- atau 33,16 persen,"urai Toding di Ambon, Selasa (11/12/2018)

 PT Jasa Raharja (Persero) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberikan amanah oleh Negara untuk memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat sesuai ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 33 dan 34 Jo Peraturan Menteri Keuangan ( PMK) Nomor 15 dan 16
 
Toding melanjutkan, pihaknya sesegera mungkin menyalurkan hak korban kecelakaan lalu lintas. Dari tahun ke tahun, proses kecepatan pelayanan naik signifikan. Dari awalnya target penyaluran kepada korban maksimal 7 hari, kini dipercepat menjadi 3 hari

"Optimalisasi kecepatan terus kami lakukan hingga ditargetkan menjadi 2 hari,"ungkapnya

Dalam melancarkan tugas Jasa Raharja, kerja sama dilakukan dengan pihak  kepolisian, rumah sakit, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) , Badan Pengelenggara Jaminan Sosial (BPJS) , sehingga membuat pelayanan kepada masyarakat makin nyata diwujudkan

Namun demikian, kepada masyarakat yang hendak bepergian bertemu keluarga dapat menjaga dan mengutamakan keselamatan dalam perjalanan. Sehingga mudik tahun ini dapat menjadi mudik yang paling aman dan lancar sehingga kecelakaan dapat dihindarkan atau Zero Accident

Selain itu lanjut Toding,  seluruh moda transportasi  baik itu darat, laut dan udara berada dalam ruang lingkup jaminan Jasa Raharja melalui Iuran Wajib yang dibayarkan rutin oleh pemilik angkutan setiap bulannya. 

Dengan demikian, seluruh penumpang yang menggunakan moda transportasi umum baik darat, laut dan udara mendapat jaminan Asuransi Perlindungan  Dasar. Apabila terdapat pemilik angkutan yang tidak menyetorkan iuran wajib dari penumpang kepada Jasa Raharja dapat dikategorikan tindak pidana korupsi (SS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00