• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Sebait Lagu ODGJ Dibalik Tembok Rumah Sakit Jiwa

9 December
08:11 2018
4 Votes (5)

KBRN, Surabaya : Dua bulan lebih AH menempati bangsal rawat inap di Rumah Sakit Jiwa Radjiman Wediodiningrat, di Lawang, Malang, Jawa Timur. Ia merupakan ODGJ atau Orang Dengan Gangguan Jiwa.

Bersama 30 penderita lainnya ia menempati ruang Kutilang. Ketika menjalani masa penyembuhan itu AH bersama kawan lainnya berhasil menciptakan lagu yang menyoroti fenomena sosial ditengah masyarakat. 

Di kala waktu senggang AH menulis bait demi bait yang dituangkan di buku kecil yang diselipkan di saku baju dan menyanyikannya.

"Iki lagu "Bangunan". Aku ngerti Pak, opo karepmu, sakbendino kowe ngongkoni aku. Nanging kowe Pak kok mrengut ae, tak rewangi kerjo nang bangunan,"

"Nyambot gawe nang bangunan panase ora karuan ngangkat semen sak sakan. Oo oo oo nyambut gawe nang bangunan panase ora karuan tak enteni bayaran gak nemuine nemu utang," ucap AH sambil bernyanyi, Minggu (9/12/2018).

AH yang mengaku asal Pulau Dewata Bali ini mengembangkan seni dan bermusik diruangan khusus yang disediakan oleh pihak Rumah Sakit," Lho kalau nanyi nanti entar di ruang bina jiwa sambil bermusik. Tadi  bermusik, seminggu dua kali," terangnya.

Sedangkan untuk aspirasi menciptakan lagu didapatkan ketika ia berkumpul dengan teman-teman Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) lainnya. Ia menjelaskan sudah banyak lagu yang diciptakan.

"Akeh, iki lagu Sunan Kali Jogo. "Ee poro manungso, ojo gawe gawe dunyo. Aku iki Wali Songo, topo ngedep tongkat ulo,"

"Eee ojo kabeh duweni duso, aku iki ora rumongso, kape dadi ulo jenenge wali songo," Lagu iki akan launcing d Bali Candanya.

Selain pintar ciptakan lagu, AH juga sosok yang komunikatif. Bahkan masalah IT hingga politik ia paham," weeh handpone mas e S6, opo S8. Iku omlade. Dari fisiknya kelihatan. Saya mau dikasih itu kemarin," terangnya sambil melihat HP yang saya bawa.

Tidak berselang lama ia kembali berucap," wee HP jadul Nokia seri E iki. Hp Jadul iki kominukator seri E, coba sampean buka, laah bener komunikator seri E sudah 3G ini. Kesibukane dulu teknisi Sony Ericson Malang, aplikasi bisa, proyektor bisa, sistem prisma kayak Iron Man (Red Pahlawan Super Hero)," paparnya.

Samsung S6 terang Haris lapisan penghantar  emas ini," Ori iki. Mas adalah penghantar terbaik sedunia. Kalau vibranium adalah lebih cenderung penghantar kayak di parabola, kayak TV satelit, kalau HP satelit langsung paralel, karena mencadangkan ke pemancar kan, kayak Gogle Map itu," urainya

Ketika disinggung apakah akan melakukan hak pilih pada April 2019 mendatang AH tampak semangat untuk menyongsong itu. Baginya Pemilu Luber (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia) masih dipegangnya.

"Indonesia sekarang itu NKRI harga mati mas. Pemilu besok ya iya nyoblos, orang RSJ kan nyoblos kan ada di youtube, gak updite sih sampean," ungkapnya.

Ika Nurfarida salah satu psikiater Rumah Sakit Jiwa Lawang mengakui bawa orang dengan disabilitas mental mempunyai kelebihan kadang tidak dimikiki orang normal lainya.

"Justru terkadang mereka bisa lebih waras dibandingkan orang normal kebanyakan," kata Ika.

Menurut perempuan yang juga Ketua Tim Pengembang Program Psikiatri Komunitas ini Orang mengalami gangguan jiwa sama dengan penyakit lainnya, mereka dapat sembuh dan beraktifitas seperti kebanyakan orang,

Ika menjelaskan penyakit gangguan jiwa bukanlah penyakit yang terjadi secara terus menerus atau penyakit yang sebenarnya bersifat sementara. 

"Ganguan jiwa ada 100 diagnosis minimal. Ada yang masuk ganggun jiwa berat, ringan, sedang. Kalau sudah diobati dan diterapi dan melewati masa akut ya bisa saja mereka lebih baik," ujar Ika.

Sementara ituIsro'iyah Kepala Ruang Rehabilitasi menjelaskan di RSJ Lawang terdapat beberapa terapi untuk merangsang otak. Total terdapat 5 ruangan rehabilitasi yang kesemuanya untuk merangsang perkembangan otak.

"Ruangan rehabilitasi ada pelayanan terapi rehabilitasi psiko sosial, ada latihan kerja wanita seperti menjahit, kerajinan tangan bordir. Melukis hingga bermusik ada," terangnya.

Jumlah pasien rawat inap di RSJ Lawang terus berubah. Data terakhir dari 700 kapasitas, sebanyak 450 pasien mendapatkan perawatan.

Selain terapi dengan alat dan obat-obatan, RS Jiwa milik Kementerian Kesehatan RI ini juga mengadopsi penyembuhan dari Alam. Pasien dibiarkan menggali potensi diri ditengah hamparan sawah dan kebun serta pegunungan.

"Kita konsepnya semi terbuka. Kita secara perlahan meninggalkan perawatan model lama dan lebih mengakomodir Hak Asasi Manusian (HAM). Jadi kita tidak mau, tidak mengurung. Kayak gini kan pasien masih pakai seragam kan, kedepan menerapkan sistem perawatan terbuka dan menghargai HAM," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00