• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Kejahatan Korporasi Tambamg Emas Gunung Botak Masuk Penyidikan Bareskrim

7 December
19:31 2018
0 Votes (0)

KBRN, Ambon : Kasus kejahatan korporasi yang melibatkan empat perusahaan di Tambang Emas Gunung Botak, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku masuk tahap penyidikan. 

Kasus yang ditangani Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Mabes Polri sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan. Empat perusahaan yang diperiksa dokumen perijinannya, adalah PT Buana Pratama Sejahtera, PT Prima Indo Persada, PT Citra Cipta Prima dan PT Ski Global Energi. 

Kapolda Maluku Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, informasi yang diterima  dari Mabes Polri kasus tersebut sudah masuk tahap penyidikan. Mengenai kasus tersebut akan dilimpahkan ke Kejaksaan Agung maupun Kejaksaan Tinggi Maluku, dirinya belum mengetahui. 

"Saya belum ngerti nanti dilimpahkan ke jaksa nasional atau di Maluku sini. Semua bergantung dari surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) yang dikirim penyidik Bareskrim," ujarnya, Jumat (7/12/2018)

Mengenai kondisi Tambang Emas Gunung Botak usai pengosongan Oktober lalu, kata Kapolda masih didatangi penambang liar. 
Penambang  tidak bisa masuk areal pertambangan seenaknya, karena aparat kepolisian dibantu TNI melakukan penjagaan ketat di pos-pos jaga semua jalur pintu masuk menuju Gunung Botak. 

"Mereka sering kucing-kucingan dengan aparat. Tapi saya tegas tidak ada yang boleh masuk lagi ke sana," tandasnya

Pengosongan Gunung Botak disebut Kapolda sebagai bentuk penyelamatan lingkungan, bila dibiarkan maka dampak yang diterima 15 tahun akan datang akan merugikan masyarakat Pulau Buru. 

"Kalau kita tunda penanganannya sekarang nanti terima dampaknya 16 tahun kemudian begitu seterusnya. Jadi alangkah baiknya kita sama-sama jaga agar laut tidak tercemari dengan merkuri," pungkasnya 



tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00