• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Tim Gabungan Robohkan 16 Bangunan Liar di Bantaran Sekunder Kanan Pemali

7 December
16:54 2018
0 Votes (0)

KBRN, Brebes : Sebanyak 16 bangunan semi permanen dan liar di bantaran saluran sekunder kanan Sungai Pemali, tepatnya di depan Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes serta Kantor Kecamatan dan sekitarnya ditertibkan, Jumat (7/12/2018).

Kepala Satpol PP Brebes, Budhi Darmawan, memimpin langsung 180 orang tim gabungan yang mengawal sterilisasi yang dilaksanakan selama 3 jam.

Tim gabungan itu antara lain dari anggota Satpol PP, PLN dan DPU Brebes, Polsek dan Koramil Songgom, BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali Juana, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tata Ruang (DPSDA-TR), maupun sejumlah pihak terkait lainnya. Satu alat berat dan operator dari Kodim juga dikerahkan guna mempercepat pembongkaran.

Diketahui, ratusan bangunan liar semi permanen di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pemali Juana di wilayah Kabupaten Brebes mulai dibongkar, Kamis (6/12) dan akan berlangsung hingga pertengahan Desember 2018.

Sekitar 1.258 bangunan liar akan ditertibkan yang merupakan bagian dari proyek normalisasi (BBWS) Pemali Juana. 847 bangunan telah diratakan pada tahap pertama Tahun 2017, sedangkan dalam tahap kedua ini setidaknya 411 bangunan lagi dari enam kecamatan yaitu Brebes, Jatibarang, Songgom, Larangan, Ketanggungan dan Bulakamba.

“Tim gabungan akan menertibkan bangunan liar di bantaran irigasi di enam kecamatan, yaitu Brebes, Jatibarang, Songgom, Larangan, Ketanggungan dan Bulakamba,” ungkap  Budhi Darmawan.

Dari 411 bangunan yang akan ditertibkan, 84 masyarakat yang sadar hukum secara sukarela telah membongkar bangunannya setelah menerima sosialisasi di lima kecamatan sebelumnya.

Untuk jadwal penertiban selanjutnya adalah, wilayah Kecamatan Larangan tanggal 10 Desember, Ketanggungan 11 Desember dan Bulakamba tanggal 12 Desember.

Upaya bersama ini dalam rangka memperlancar saluran air untuk lebih menghidupkan sektor pertanian, agara para petani di wilayah tersebut bisa memperoleh air dengan lancar sampai ke hilir.

Selain membersihkan sampah guna mitigasi banjir di musim penghujan, juga untuk mengembalikan aset dari pemerintah daerah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00