• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Dindik Kota Madiun Segera Cairkan Bantuan Transport PGPS

7 December
14:45 2018
0 Votes (0)

KBRN, Madiun : Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun akan segera mencairan bantuan transport bagi guru dan tenaga kependidikan di sekolah swasta mulai jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP.

Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan tambahan kesejahteraan bagi guru di sekolah swasta. Hal itu sekaligus menjawab pertanyaan Perkumpulan Guru dan Pegawai Sekolah Swasta (PGPS) Kota Madiun.

Kepala Dindik Kota Madiun, Heri Wasana mengatakan, hingga saat ini anggaran yang masuk dalam bantuan sosial (bansos) tersebut belum dapat dicairkan karena SK masih dalam proses. Menurutnya, verifikasi yang sebelumnya dilakukan dindik perlu dilakukan agar penerima bantuan transport tepat sasaran.

"Itu barang kali yang belum dipahami sehingga terjadi miss komunikasi. Sebetulnya kami berupaya bagaimana guru dan tenaga kependidikan yang tergabung dalam PGPS Kota Madiun mendapatkan tambahan kesejahteraan. Tapi itu semua kan perlu proses dan tidak semudah yang kita bayangkan," ungkap Heri Wasana, Jum'at (7/12/2018).

Mananggapi hal tersebut Ketua Komisi I DPRD Kota Madiun, Dwi Jatmiko Agung Subroto atau yang akrab dipanggil Kokok Patihan mengatakan, dari sisi keuangan Pemkot mampu memberikan dana bansos melalui APBDnya. Apalagi anggaran tersebut diperuntukkan bagi kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan di sekolah swasta.

"Mestinya anggaran yang diberikan itu tidak melalui bansos karena tidak bisa diberikan secara terus menerus. Jadi tahun 2019 dan berikutnya, karena dari teman-teman PGPS ini berharap mendapatkannya terus menerus, mestinya juga diberikan sesuai yang diberikan ASN yaitu bantuan tambahan penghasilan," kata Kokok.

Dijelaskan, berdasarkan hasil verifikasi Dindik, ada 991 guru dan tenaga kependidikan di sekolah swasta yang nantinya mendapat bantuan transport. Dari jumlah itu, Pemkot Madiun melalui Dindik sudah menganggarkan dana melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) sebesar Rp1.734.300.000. 

Anggaran tersebut akan diterimakan secara rapel selama 1 tahun mulai Januari-Desember 2018 sebesar Rp1.800.000 per orang. Sehingga setiap bulannya, masing-masing guru dan tenaga kependidikan di sekolah swasta mendapat bantuan transport Rp 150.000.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00