• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Disdukcapil : 100 Ribu Lebih Warga Sumsel Belum Rekam KTP Elektronik

7 December
13:04 2018
0 Votes (0)

KBRN, Palembang : Hingga akhir November 2018, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat sebanyak 111.587 jiwa yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik (KTP-el). Jumlah itu harus diselesaikan akhir tahun ini, sesuai dengan target yang ditetapkan pemerintah, mengingat akan dilaksanakan Pemilu Presiden dan Legislatif tahun 2019.

Kepala Disdukcapil Sumsel Reinhard Nainggolan mengaku optimis sisa warga yang belum merekam KTP-el tersebut bisa selesai akhir tahun ini.

"Sebetulnya tidak ada kendala signifikan di daerah-daerah, hanya saja memang sebagian sisa tadi ada yang berada di wilayah pelosok," ujarnya saat acara sosilisasi percepatan KTP elektronik Kabupaten/Kota se-Sumsel di Palembang, Jumat (7/12/2018).

Selain itu menurutnya, kalau di daerah warga terkesan masih ogah-ogahan untuk membuat KTP-el, terutama mereka yang berada di pelosok dan wilayah perairan, menyusul lokasi yang jauh.  

"Oleh karena itu, seluruh Camat di Sumsel ini aktif menyampaikan ke warga-warganya akan pentingya KTP yang kegunaannya nanti untuk warga itu sendiri, dan kemudian segera datangi mereka yang lokasinya jauh dari pusat pemerintahan," tukasnya.

Reinhard menambahkan untuk mengejar sisa tersebut, pihaknya telah menginstruksikan Dukcapil Kabupaten/Kota agar dapat jemput bola seperti membuka pelayanan di tempat-tempat umum.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ahmad Najib mengharapkan agar masyarakat bisa segera membuat KTP elektronik karwna KTP merupakan salah satu syarat berpartisipasi pada pemilu 2019. Kemudian, kaitannya dengan pemilu, dari 8.181.311 penduduk Sumsel, Pemerintah Daerah menargetkan 70 persen-nya dapat berpartipasi pada Pemilihan Presiden (Pilpres)  dan Pemilihan Legislatif (Pileg)  yang akan dilaksanakan serentak pada 17 April 2019.

"Ini penting, makanya sosialisasi ini bagian yang tidak terpisahkan dari sukses atau tidaknya pemilu.  Mewakli bapak Gubernur saya mengajak mari kita lakukan perekaman KTP-el," katanya.

Najib juga mengingatkan petugas perekam KTP-el dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan tidak mempersulit masyarakat yang akam melakukan perekaman KTP-el. 

Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Provinsi Sumsel masih berharap pemerintah dapat segera menyelesaikan proses perekaman dan pencetakan KTP Elektronik untuk pemilih.

"Salah satu syarat memilih itu adalah KTP. Namun jika tidak memiliki KTP sebetulnya masih bisa memilih dengan menunjukkan surat keterangan RT dan berdomisili di TPS tempatnya memilih nanti," jelas Ketua KPU sumsel Kelly Mariana.

Diketahui, sebanyak 5.803.862 jiwa penduduk Sumsel dinyatakan wajib membuat KTP-el. Sementara, pemerintah telah menyelesaikan perekaman KTP-el warga Sumsel sebanyak 5.692.275 jiwa.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00