• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Seribu Lima Ratus Penyuluh Agama Jawa Barat, Ikuti Porseni Pertama di Indonesia

6 December
21:25 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bandung: Seribu lima ratus penyuluh agama dari 27 kabupaten/ kota di Jawa Barat, siap mengikuti Porseni Penyuluh Agama Provinsi Jawa Barat yang akan digelar pada Sabtu (8/12/2018)  lusa di  Sport Jabar Arcamanik Bandung. Humas Porseni Jabar HM Hady, mengatakan,  kegiatan yang baru pertama digelar di Indonesia yang melibatkan para penyuluh agama tersebut, mempertandingan cabang olahraga seperti bola volley dan catur serta  seni suara.

Porseni ini akan memperebutkan trofi Juara Umum dari Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat. Dan ini merupakan yang pertama diadakan di Indonesia," ungkap Hady dalam siaran persnya yang diterima Radio Republik Indonesia, Kamis (5/12/2018).

Ia menambahkan, khusus untuk pertandingan seni suara ini, para peserta harus menyanyikan lagu wajib Mars Penyuluh dan lagu pilihan berupa lagu daerah Jawa Barat yaitu lagu "Putri Bandung" atau lagu "Es Lilin".

Selain mengundang penyuluh agama se-Jawa Barat, Porseni ini pun mengundang simpatisan dari beberapa komunitas, di antaranya majelis taklim se-Kota Bandung, kepala KUA se-Kota Bandung, kepala diniyah takmiliyah se-Kota Bandung, kepala madrasah MIN, MTs, dan MA se-Kota Bandung, para camat se-Kota Bandung, SKPD se-Kota Bandung, serta SKPD Provinsi Jawa Barat.

“Kegiatan bertemakan Dengan Porseni Kita Tingkatkan Sportivitas, Kreativitas dan Integritas Diantara Penyuluh, berlangsung pukul 08.00-18.00 wib. Sebagai puncak acara, akan diadakan hiburan untuk menampilkan bakat para komunitas penyuluh dan majelis taklim yang telah diundang. Acara puncak rencananya akan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum,”jelasnya.

Ia juga menambahkan, selain membangun dan memperkuat ikatan silaturahmi secara akbar antara sesama penyuluh agama di seluruh wilayah Jawa Barat, kegiatan Porseni ini juga bertujuan memberikan apresiasi kepada para penyuluh yang berprestasi di bidang seni dan olahraga, sebagai tambahan motivasi dalam menjalankan tupoksi sebagai penyuluh.

Lebih lanjut ia menyatakan, keberadaan Penyuluh Agama Islam saat ini semakin menunjukkan makna yang penting dan strategis dalam memberikan sumbangan pikiran dan gagasan yang penting bagi Kementerian Agama dan masyarakat secara umum. Bahkan dalam konteks tantangan kebangsaan, kemasyarakatan dan kenegaraan dewasa ini, Penyuluh Agama Islam memiliki mandat konstitusional untuk membentuk karakter bangsa dalam pengembangan moral dan spiritual masyarakat.

"Penyuluh Agama Islam sebagi leading sector Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama memiliki tugas dan kewajiban yang cukup berat, luas, dan permasalahan yang dihadapi semakin kompleks. Di sela-sela tugasnya yang cukup berat ini perlu kiranya dipikirkan sarana atau suatu media sebagai ajang interaksi bagi penyuluh untuk menyalurkan kompentensi bakat di bidang yang lain, misalnya seni dan olah raga," pungkas Hady.



tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00