• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Menteri PPPA : Anak-Anak Perbatasan Bagian Anak Indonesia Sehingga Perlu Dilindungi

6 December
17:18 2018
0 Votes (0)

KBRN, Atambua : Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Yohana Yembise mengajak para pengasuh kalangan Disabel para Cacat di Belu, jangan pernah menyerah dan jangan pernah patah semangat untuk selamatkan anak-anak.

Saat kunjungannya di Atambua dan berada ditegah-tengah kalangan cacat lokasi Pusat Rehabilitasi Hidup Baru Onoboi Atambua Menteri Yohana Yembise menilai, menjalankan tugas dengan misi pelayanan luar biasa para Suster pada Pusat Rehabilitasi Onoboi,  mendidik para cacat di Belu yang juga bagian anak Indonesia. Kamis (6/12/2018).

" Ini tugas misi pelayanan luar biasa Suster-suster sudah lakukan, pasti pahalanya sudah ada," Ungkap Menteri Yambise.

Menurutnya, terdapat 4 hal pokok menyangkut Perlindungan Perempuan, Anak-anak dan kalangan Disabilitas serta Lanjut Usia (Lansia), yang perlu terus di dorong dan apabila sudah terpenuhi akan hak-hak dasarnya, maka suatu Negara sudah bisa dikatakan maju.

" Kita Indonesia masih jauh sekali tertinggal yang berkebutuhan khusus belum sepenuhnya kita perhatikan termasuk Lansia," Jelasnya.

Memastikan pemenuhan hak dasar anak, dirinya bersedia hadir di Belu, guna memastikan program Pemerintah lintas Kementrian khusus bersama Kementrian Sosial bisa menyentuh anak perbatasan. Hal ini merupakan wujud perhatian Pemerintah terus mendorong program perlindungan perempuan dan anak di Belu agar bisa setara semua anak Indonesia.

"Jadi kalau ada titipan saya langsung ke Kementerian Sosial . Hal-hal lain kami ada Asdep yang menangani anak-anak berkebutuhan khusus, jadi nanti surati saja ini beberapa langkah untuk membantu mereka," Tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00