• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

GPJ Tolak Mantan Narapidana Korupsi Jadi Cawagub DKI Jakarta

6 December
14:11 2018
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Sikap politik Gerindra yang mengusulkan nama Muhammad Taufik sebagai Wagub DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno mesti ditolak dan dilawan. Jika dipaksanakan, M. Taufik akan menjadi beban bagi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, terutama dalam membangun citra pemerintahan yang antikorupsi, karena pada saat bersamaan wakilnya adalah mantan koruptor.

Begitulah ucap Koordinator Gerakan Peduli Jakarta, Ainun Najib dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis (6/12/2018). Baginya Gerindra semestinya tidak asal dalam mengusulkan nama pengganti Sandiaga Uno. Apalagi M. Taufik pernah tersandung masalah korupsi pengadaan alat kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2004 silam senilai Rp 4,2 miliar. Bahkan dalam putusan pengadilan M. Taufik terbukti bersalah dan merugikan negara sebesar Rp 488 juta dan divonis 18 bulan penjara.  

"Selain itu, pada Agustus 2014, M. Taufik  juga pernah dilaporkan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik. Pelaporan itu merupakan imbas dari orasi bernada ancaman yang dilontarkan Taufik di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta. Husni melaporkan Taufik karena merasa terancam akan diculik. Dalam orasi itu, Taufik menyebut Husni tak becus dalam penyelenggaraan Pilpres 2014. Husni dianggap bertanggungjawab yang menyebabkan kekalahan kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa," katanya.

Selain itu, menurutnya Anies Baswedan sebagai gubernur yang dipilih langsung oleh rakyat Jakarta harus menunjukkan sikap tegas dalam menolak pemimpin yang punya rekam jejak buruk. Anies Baswedan harus menolak usulan Gerindra menjadikan M. Taufik sebagai kandidat Wagub DKI Jakarta. Apalagi warga Jakarta tidak pernah memilih wakil gubernur yang mantan koruptor. (Rel)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00