• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Jasa Raharja Perwakilan Bukittinggi Kembali Santuni Keluarga Korban Lion Air JT-610

3 December
19:08 2018
0 Votes (0)

KBRN, Bukittinggi : Setelah mendapat instruksi dari Kantor Pusat Jasa Raharja pada tanggal 30 November 2018 lalu, untuk menyelesaikan santunan bagi korban jatuhnya Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 yang belum ditemukan, PT. Jasa Raharja perwakilan Bukittinggi langsung menyerahkan santunan dimaksud.

Kepala Perwakilan PT. Jasa Raharja Bukittingi Nur Akbar mengatakan, pemberian santunan ini sehubungan dengan sudah terbitnya statemen dari pihak Lion Air terkait korban yang tidak ditemukan, termasuk atas nama korban Rijal Mahdi yang dapat dipersamakan dengan korban meninggal dunia, dan alamat tempat tinggal berada di wilayah kerja.

“Santunan diberikan kepada ahli waris istri dari korban yakni Elza Wati, di rumahnya dusun Padang Sawah, Jorong Nan Tujuah, Nagari Kamang Ilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, pada Sabtu 1 Desember 2018, sebesar Rp50 juta,” terangnya, Senin (3/12/2018).

Menurut Nur Akbar, Rijal Mahdi tercatat sebagai salah satu penumpang Pesawat Lion Air JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, yang jatuh di perairan Karawang Jawa Barat, pada Senin 29 Oktober 2018 lalu, yang hingga kini jasadnya belum ditemukan.

“Meskipun jasad almarhum hingga saat ini belum ditemukan dan pencarian korban telah dihentikan, kami tetap memberikan santunan, karena maskapai penerbangan Lion Air juga membuat list nama-nama korban, yang salah satunya adalah Rijal Mahdi, dan atas dasar itulah santunannya dan langsung diserahkan pada keluarga korban,” jelasnya.

Nur Akbar menambahkan, santunan yang diserahkan kepada ahli wari korban, mengacu pada Undang-undang Nomor 33 dan Peraturan Menteri Keuangan No. 15 Tahun 2017. Santunan dari Jasa Raharja ini rnerupakan perlindungan  dasar bagi setiap orang yang  rneninggal akibat kecelakaan baik  di darat, laut maupun di udara. 

“PT. Jasa Raharja perwakilan Bukittinggi mengucapkan rasa belasungkawa terhadap korban Rijal Mahdi, dan diharapkan keluarga tabah menerima cobaan ini, serta santunan yang diberikan dapat mengurangi beban keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.

Seperti diketahui Rijal Mahdi merupakan salah satu Hakim Pengadilan Tinggi Agama (PTA) yang dinas di Kepulauan Bangka Belitung.

Istri Rijal Mahdi, Elza Wati, memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pihak Jasa Raharja yang telah memberikan santunan kepada ahli waris.

"Hari kedua setelah musibah jatuhnya pesawat, pihak Jasa Raharja di Jakarta menghubungi saya, dan mengatakan Jasa Raharja Perwakilan Bukittinggi akan menghubungi nantinya, dan proses administrasi pencairan santunan dari Jasa Raharja tidak pernah diurus, namun pihak Jasa Raharja Perwakilan Bukittinggi lebih pro aktif mengurus administrasi tersebut,” sebutnya.

Seperti diberitakan RRI sebelumnya, setelah mendapatkan informasi terindentifikasi nya salah seorang korban Pesawat Lion Air JT-610 atas nama Fauzan Azima dari Kantor pusat Jasa Raharja, pihak jasa raharja perwakilan Bukittinggi langsung berangkat menuju ke rumah orang tua korban untuk menyerahkan santunan.

Kepala Jasa Raharja Perwakilan Bukittinggi Nur Akbar, Senin (5/11/2018), mengatakan, Fauzan Azima (25), menjadi salah satu korban jatuhnya Pesawat Lion Air JT-610 di Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Senin 29 Oktober 2018 lalu, dan tercatat sebagai salah satu penerima santunan, karena alamat rumah korban masuk wilayah kerja Jasa Raharja perwakilan Bukittinggi.

“Setelah sampai di rumah duka di Jorong Balai Mansiro, Jorong Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota, sekitar pukul 10.20 WIB pada Minggu 4 November 2018 kemarin, pihak Jasa Raharja perwakilan Bukittinggi menemui ayah dan ibu korban guna memberikan santunan sebesar Rp50 juta,” ulasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00