• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Viral Masuk Bursa Kandidat Walikota Surabaya, Ini Jawaban Bos Empire Palace

1 December
04:39 2018
1 Votes (5)

KBRN, Surabaya : Bursa kandidat calon Wali Kota Surabaya semakin ramai. Kali ini, di lini massa, muncul sosok pengusaha muda yang juga pemilik gedung pertemuan dan hotel Empire Palace, Surabaya.

Trisulowati alias Chinchin. Nama ini tak asing di telinga warga Surabaya, setelah kasus perceraiannya mengemuka. Dimana dia berseteru dengan suami dan mertuanya, hingga berujung pidana. 

Kasus ini semakin menjadi sorotan publik, lantaran Chinchin menggandeng kuasa hukum fenomenal, Hotman Paris. Dimana Chinchin terus berjuang hingga dua tahun ini. 

Ditanya terkait viralnya gambar gambar dirinya yang digadang gadang masuk dalam bursa bakal calon Wali Kota Surabaya menggantikan Tri Rismaharini, Chinchin justru tertawa. 

"Siapa? Saya? Gak lah, jauh. Gak lah," elak Chinchin sembari tertawa menjawab pertanyaan awak media dalam silaturahmi dua tahun perjuangan kasua Chinchin, Jumat (30/11/2018).

Perempuan yang masih berstatus sebagai istri Gunawan Angka Widjaja ini lebih mau menjawab apa yang dilakukannya kedepan. Membahas proyek proyek pekerjaannya yang akan datang. 

"Saya ini selalu berpikir kedepan, saya tidak pernah berpikir kebelakang. Jadi dalam berbisnis, saya juga seperti itu, saya berpikir optimis," ujarnya. 

Dua tahun berseteru dengan sang suami hingga dirinya merasakan dinginnya lantai penjara pada tahun 2016 lalu, tidak membuat perempuan dengan rambut sebahu ini patah arang. 

"Banyak orang menganggap saya itu bermasalah, tapi saya itu tidak merasa saya bermasalah," katanya. 

Untuk saat ini, selain fokus dengan bisnis, Chinchin berharap perceraiannya dengan Gunawan, yang biasa dia sapa Gun, cepat selesai. 

"Doakan perceraian saya cepet teman teman, itulah keinginan saya," tandasnya.

Sepintas kasus Chinchin ini dimulai pada Juli 2016 lalu. Ketika dirinya menggugat cerai Gunawan, justru Gunawan melaporkan Chinchin ke Polrestabes Surabaya atas dugaan pencurian dan penggelapan.

September 2016, Chinchin diberhentikan sepihak sebagai Direktur dari semua perusahaan yang didirikannya. November 2016, Chinchin ditahan Polrestabes Surabaya. Desember 2016, Pengadilan Negeri Surabaya menetapkan penangguhan penahanan. 

April 2017, Chinchin menggugat Gunawan dan "kawan kawannya" atas perbuatan melawan hukum. Dan Agustus 2017, Hakim Mahkama Agung memvonis Chinchin Bebas Murni dan berkekuatan hukum tetap. 

Setelah berjuang selama kurang lebih dua tahun, pada Juni 2018, Gunawan dan Linda Anggraini (Ibu Gunawan) ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jatim, dalam dugaan kasus pemalsuan surat. Dan resmi menjadi DPO.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00