• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Oktober 2018 Serapan KUR di Jateng Tembus Rp17 Trilyun

18 November
21:11 2018
4 Votes (4.3)

KBRN, Semarang : Realisasi penyerapan kredit usaha rakyat (KUR) hingga oktober 2018 sudah mencapai Rp 17 triliun atau sudah sampai 80 persen dari dana yang disiapkan sebesar Rp 22 triliun.

Tingginya realisasi penyaluran KUR di provinsi Jawa Tengah salah satunya disebabkan adanya penurunan suku bunga pinjaman sehingga memberikan pengaruh cukup cepat dalam penyaluran kredit di Jawa Tengah.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng, Emma Rachmawati, saat dikonfirmasi menyebutkan, sampai dengan saat ini, jumlah penyaluran terbesar KUR masih di sektor perdagangan besar dan eceran, sehingga di sisa waktu akhir 2018 ini pemerintah melakukan pembatasan untuk penyaluran KUR dan lebih diprioritaskan pada sektor pertanian dan kehutanan.

Menurutnya untuk usaha mikro di bawah Rp25 juta sekarang sudah mencapai akad Rp 11 triliun, tetapi outstandingnya 9,2 triliun dengan debitur mikro 707.153. 

"Selain pertanian dan kehutanan, masih ada sektor lain yang potensi penyaluran kreditnya cukup besar di Jateng, yakni kredit ultra mikro (UMI), dengan sasaran kepada ibu-ibu rumah tangga produktif," katanya, Minggu (18/11/2018).

Di sisi lain menurut Emma, untuk mengatasi adanya kredit macet dari para peminjam, sejumlah perbankan sudah mengandeng Jamkrindo, Jamkrida dan Askrindo sebagai penanggungjawab dari pinjaman masyarakat Jateng. 

Diketahui, sepanjang 2018 ini kabupaten/kota di Jateng yang paling besar penyerapan KUR-nya adalah Kabupaten Pati sebesar Rp1,07 triliun, sedangkan penyerapan KUR terendah ada di Kota Pekalongan dan Kota Tegal, sekira Rp 200 miliar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00