• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kembang Api Perayaan Maulid Lukai Empat Jemaah

9 November
22:53 2018
0 Votes (0)

KBRN, Situbondo: Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Alun-Alun Kota Situbondo, Jawa Timur, yang dihadiri ribuan jemaah dari wilayah kota sampai pedesaan, menyisakan trauma bagi sebagian jemaah, khususnya mereka yang terkena percikan kembang api di sela pembacaan Shalawat Nabi.

"Kembang api itu menuju ke arah saya dan mengenai wajah dan kaki saya," kata Wiliyani (46) warga Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji yang terkena sasaran percikan kembang api, Jumat (9/11/2018) malam.

Wajah Wiliyani di bagian pipi kiri atas mengelupas karena terbakar, kaki kanan dan kirinya juga menjadi sasaran api, apalagi tikar yang menjadi tempat duduknya juga ikut terbakar.

"Lukanya gak seberapa, tapi rasanya panas sekali," ujarnya dengan wajah meringis kesakitan.

Selain Wiliyani, Anita (14) yang duduk bersebelahan dengan Wiliyani juga terluka di bagian betis kanan dan kirinya. Anita yang sempat pingsan ini menangis tersedu menahan rasa sakit.

"Perih, saya gak mau ke alun-alun lagi kalau ada kembang apinya," jerit Anita saat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Mitra Sehat.

Sementara itu, Nurul Afitri (40) warga Besuki, yang juga menjadi korban percikan kembang api mengaku trauma dan berharap tidak ada pesta kembang api lagi, apalagi berbarengan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Awal kembang api disulut, saya sudah menutup telinga, tak disangka percikannya mengenai bahu kanan saya sampai kulit saya mengelupas," katanya sembari merintih kesakitan.

Pantauan RRI, di sela pembacaan Shalawat Nabi, pihak panitia menyulut kembang api di tengah alun-alun, tepatnya di dekat air mancur. Kembang api disulut di tempat terbuka tanpa pengamanan apapun, sehingga membahayakan bagi warga yang berada di sekitarnya.

Catatan panitia, ada sekitar 14 ribu jemaah yang hadir dalam acara Maulid yang dimeriahkan dengan puluhan Ancak Agung berhiaskan buah-buahan dan nasi kuning tersebut.

Ada empat orang yang menjadi korban percikan kembang api dan mengalami luka bakar ringan, diantaranya, Bu Didik (60), Wiliyani (46), dan Anita (14), ketiganya berasal dari Kelurahan Mimbaan Kecamatan Panji. Sedangkan Nurul Afitri (40) berasal dari Kecamatan Besuki.

Mereka diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit Mitra Sehat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00