• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Menhan Dorong Produksi Helikopter Sekelas MI 17

9 November
22:14 2018
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu mendorong industri pertahanan dalam negeri untuk terus berinovasi dan mandiri menghasilkan berbagai produk yang berteknologi terbaru.

Dalam Indodefence Expo 2018 di JI Expo, Jakarta, Menhan mengunjungi stand PT. Bhinneka Dwi Perkasa guna melihat mesin helikopter yang akan dibuat sekelas helikopter MI 17, usai mesin ini diresmikan pada Jum'at (9/11/2018).

Chief Technology Officer, PT. Bhinneka Dwi Persada, Dita Ardonni Jafri menyatakan, Menhan Ryamizard Ryacudu meminta agar PT. Bhinneka Dwi Perkasa dan Motor Sich untuk segera merakit dan mengupgrade mesin helikopter ini berkoordinasi dengan PT. Dirgantara Indonesia selalu BUMN yang memproduksi Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) angkatan udara.

"Tadi Menhan sudah ke sini, kita sudah tanda tangan MoU antara Bhinneka dan Motor Sich, mereka akan menyuplai mesin, gear box, dinamik komponen, mereka punya pengalaman buat pesawat MI 8, sebagian data engineringnya, harapan kita buat air frame salah satunya PT. DI," ungkap Dita Ardonni Jafri kepada wartawan di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, pada Jum'at (9/11/2018).

Dita Ardonni Jafri yang merupakan ahli mesin dan perakitan pesawat menyebut mesin helikopter telah siap untuk diproduksi di dalam negeri, karena komponennya telah dapat dibuat di PT. DI dan Inacom.

Menurutnya, hambatan upgrade mesin helikopter yang akan menjadi sekelas MI 17 ini hanya pada dukungan dari Pemerintah saja, agar dapat memudahkan mulai dari prototipe hingga perakitan menjadi helikopter.

"Pak Menhan sudah perintahkan untuk tindak lanjuti, yang kita harapkan dalam waktu setahun kita melakukan upgrading, major komponen kita cari, sebagian akan dibuat PT. DI dan Inacom, hambatannya tidak ada, semua ok," kata Dita Ardonni Jafri.

Dita Ardonni menyebut pangsa pasar helikopter sekelas MI 17 sebagai helikopter berdaya tampung besar akan berpotesi baik di dalam negeri maupun luar negeri, dimana helikopter sejenis ini selalu digunakan oleh Dewan Keamanan PBB dalam menjalankan setiap misinya.

Prototipe ditargetkan akan pada 2019 mendatang, untuk memperkenalkan contoh untuk diproduksi massal.

"Saya liat kita punya helikopter menengah, untuk angkut berat, saya liat di dunia ini suka MI 17, semua misi PBB pake helikopter ini, disetujui tahun ini, tahun depan kita mulai, lakukan upgrading pertama dibuat prototipe untuk membuktikan konsep kita," paparnya.

Dita Ardonni mengungkapkan mesin helikopter sekelas MI 17 ini sudah teruji sejak perang dunia pertama yang menjadi andalan dalam setiap misi pada sejumlah negara.

"Mesin helikopter, ini mesin helikopter untuk MI 17, kalau di luar negeri dikenal MI 8, mesin ini buatan pabrik Motor Sich dari Ukraine, waktu zaman Uni Soviet mereka menyuplai engine gear box, setelah pisah dari Uni Soviet mereka harus menyuplai angkatan bersenjata mereka, menyuplai baling baling, mereka punya gear box, mesin, dinamik kompomen, sisa untuk membuat helikopter tinggal avionik sama air frame, air frame di Indonesia kita punya, di PT DI dan perusahaan lain, kalau kita produksi helikopter sekelas MI 17," tambahnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00