• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kabupaten Agam Menjadi Daerah Pertama di Sumbar yang Menetapkan APBD 2019

9 November
22:06 2018
0 Votes (0)

KBRN, Agam : Setelah melewati pembahasan secara maraton, dengan waktu yang terbilang singkat dan cepat, akhirnya Kabupaten Agam daerah pertama di Sumatera Barat yang mentapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019.

Sekretaris DPRD Agam, Indra saat membacakan nota kesepakatan pengesahan APBD Agam tahun 2019 menyebutkan pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp. 1,513 triliun, sedangkan belanja daerah sebanyak Rp.1,547 triliun, sehingga terjadi defisit sebanyak Rp.34 milyar.

Menanggapi hal itu, Bupati Agam Indra Catri mengatakan, defisit tersebut menjadi PR bersama yang harus dicarikan jalan keluarnya. Meski demikian, hal itu mendapat angin segar dari pemerintah pusat karena pada tahun 2019 Kabupaten Agam menerima peningkatan dana DAK fisik dari Rp. 284,3 milyar pada tahun 2018 menjadi Rp. 313,9 milyar atau mengalami peningkatan sebanyak Rp. 29,6 milyar. 

Demikian juga halnya dengan alokasi DAK non fisik yang mengalami kenaikan dari Rp. 187,5 milyar menjadi Rp. 190,4 milyar atau meningkat sebesar RP. 2,9 milyar.

“Hari ini, DPRD Agam telah menyetujui Ranperda APBD 2019 menjadi Peraturan Daearah, ini berarti Agam menjadi daerah tingkat dua yang menetapkan APBD 2019 pertama di Provinsi Sumatera Barat," ujarnya, Jum’at (9/11/2018) dini hari tadi.

Ucapan terimakasih diutarakan pada Pimpinan DPRD yang sudah menepati janjinya untuk menjadikan Agam NO.1 kali ini. Pembahasan dan penetapannya sesuai dengan jadwal yang ditargetkan, mudah-mudahan ini menjadi prestasi bagi kita semua, karena telah bisa mengahasilkan APBD dengan harmonis dan baik.

Jika dibandingkan dengan APBD 2018, terjadi peningkatan dalam pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Agam. Dimana pada tahun tersebut pendapatan daerah diproyeksikan sebanyak Rp. 1,419 triliun, dengan belanja daerah Rp. 1,454 triliun, dan juga defisit sebesar Rp.34 milyar.

“APBD tahun 2019 masih kita prioritaskan untuk pelayanan dasar dalam bentuk pembangunan infrastruktur, baik itu bidang kesehatan, pendidikan ataupun jalan,” ulasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra menyebutkan, pihaknya telah memprediksi Agam melakukan pengesahan APBD tahun 2019 pertama di Sumbar.

“Kalau diprediksi dari tahun sbelumnya memang jarang pengesahan APBD sebelum tangal 10 November, mayoritas itu diatas tanggal 20 November, Alhamdulillah pada APBD 2019 Agam yang pertama,” sebutnya.

Marga Indra Putra menambahkan, setelah pengesahan Perda APBD 2019 ini, nantinya akan dilakukan evaluasi oleh Gubernur dan setelah itu akan ditanggapi kembali oleh DPRD Agam untuk dikembalikan kepada Gubernur. Setelah proses tersebut barulah APBD bisa dilaksanakan oleh Pemda sebagai eksekutor.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00