• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Istri Pertama Rudolf Petrus Sayerz Bawa Pulang Jenasah Suami Korban Pesawat Jatuh Lion Air JT 619

9 November
19:15 2018
0 Votes (0)

KBRN, Minut : Gabriela Sayerz anak korban pesawat Lion Air JT 619  yang jatuh diperairan Tanjung Karawang senin (29/10/2018) akhirnya bisa lega setelah adanya kepastian kepulangan jenasah ayahnya.


Pasalnya salah satu penumpang adalah ayahnya Petrus Rudolf Sayerz yang rencananya akan bertugas di Batam namun transit ke pangkal pinang dan menjadi salah satu korban pesawat Naas JT 619 Lion Air.


"Puji Tuhan, saya lega, Papa boleh kami bawa pulang malam ini dan kalau tidak ada halangan papa akan dimakankan besok di matungkas," ungkap dr. Gabriela
kepada wartawan, jumat (9/11/2018).


Saat ini dr. Gabriela bersama ibunya Yuke Pelealu dengan 2 kakaknya berada di Jakarta di rumahduka Darmais tempat para korban lion air disemayamkan.


Kesedihan gabriela bertambah ketika jenazah ayahnya masih berpolemik dikarenakan surat kematian almarhum diperebutkan sejumlah perempuan yang mengaku istri ayahnya.


"Status pernikahan mama saya (Yuke Pelealu) dengan papa masih sah, mama papa belum bercerai dan pihak yang berkompeten disana sudah mengakui semuanya sehingga kami boleh bawa pulang jenazah  papa kami," tutur Gabriela.


Sebelumnya bersama dua kakaknya Gabriela  sudah dimintai contoh DNA oleh Polri untuk dicocoknya dengan data manivets penumpang Lion.


"Kami anak anak Semuanya sudah diperiksa dan hasilnya cocok dengan DNA papa," kata Gabriela.


Korban pesawat Lion Air JT 619 Almarhum Rudolf Petrus Sayerz 58 tahun sebelumnya  berprofesi  sebagai suplayer pertamina kemudian menjadi kontraktor sukses di Cilacap.
Gabriela menceritakan sebelum penugasan ke Batam ayahnya sempat menelpon dirinya.


"Saya pikir papa bukan salah satu korban karena papa mau ke Batam, ternyata transit Pangkal pinang, saya dan keluarga iklas, Kami sudah siapkan semuanya dimatungkas kami ingin papa dimakamkan disini, tiap malam juga pelayan gereja dan jemaat ibadah malam penghiburan dirumah kami," imbuhnya.


Sementara itu Yuke Pelealu istri Almarhum Rudolf Sayerz mengakui sempat kesulitan mengurus kelengkapan berkas di Jakarta.


"Saya bersama anak anak melakukan upaya semaksimal mungkin membawa berkas termasuk Akte Nikah dan Kartu Keluarga, banyak kesulitan apalagi ada pengakuan dari beberapa pihak yang mengklaim sebagai istri sah, syukur semuanya boleh berakhir baik,saya boleh membawa kembali jenazah suami saya," ucap Yuke.


Saat Wartawan mengunjungi rumah duka di desa Matungkas,
Jumat (9/11/2018) terpantau Bangsal Duka sudah siap dan juga banyak karangan bunga sebagai bentuk ucapan belasungkawa dari sejumlah pihak termasuk pemerintah desa Matungkas.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00