• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Sikapi Perbedaan Dikalangan Umat Islam dengan kembali ke Esensi Rahmatan Lil Alamin

9 November
16:29 2018
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin menyatakan negara ini dikenal dengan negara atau bangsa yang agamis bahkan banyak kalngan diluar melihat bangsa kita bangsa yang relegius. Nilai nilai agama menyatu terintegrasi dalam aktifitas kehidupan keseharian bangsa Indonesia. 

"Perbedaan di Kalangan Umat harus dikembalikan kepada Ajaran Agama Islam yang Rahmatan Lil Alamin," kata Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin dalam dialog kebangsaan dengan tema "Dengan Semangat Ukhuwah Islamiyah Kita Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa" di gedung A Kantor Kemenko Polhukkam Jakarta, Jum'at (9/11/2018). 

Menurut Lukman Hakim Syaifudin kedamaian dikalangan Umat harus tetap terjaga,  karena pengalaman dan penegakan syariat Islam hanya bisa dilakukan pada masyarakat.

"Persoalan kemudian adalah bagaimana menyikapi keragaman terkait dengan pandangan padangan keagamaan dalam ikut menyelesaikan persoalan ini. Saya tentu belajar dari guru guru saya, guru guru kita juga pada dasarnya, para orang orang tua kita, pendahulu kita yang selalu menekankan bahwa dalam melihat keragaman, dalam melihat kemajemukan perbedaan perbedaan yang ada, marilah kita lebih mengedepankan rahmat, karena rahmat itulah sesungguhnya esensi ajaran agama Islam," Terang Menteri Lukman Syaifudin.

Untuk menciptakan kondisi yang damai ditengah tengah perbedaan dan keberagaman diperlukan bimbingan dari tokoh tokoh agama kepada masyarakat.  

Hal senada diungkapkan KH.Abah Raut Bahar Al Bakry  pimpinan Pondok Pesantren Al Bakriyah. Menurutnya, Agama Islam merupakan Rahmatan bagi sekalian Alam. 

"Oleh karena  itu seorang muslim harus dapat menyikapi Perbedaan dengan arif dan Bijaksana. Mengembalikan semua perbedaan dan keragaman kepada Esensi ajaran agma Islam yaitu kasih Sayang," jelas KH. Abah Raut Bahar Al Bakry.

Sementara itu, Menteri Polhukam Wiranto mengatakan, dialog ini penting dalam rangka menjaga ukhuwah Islamiah. Wiranto juga minta kearifan para tokoh agama untuk menjaga ketertiban dan kemanan di negara tercinta ini.

"Tujuan kita pertemuan ini bisa membuat tenang masyarakat, karena banyak yang melakukan konstelasi politik," terang Wiranto. 

Hadir dalam dialog kebangsaan tersebut Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Al Khatat, Dirjen Politik dan Keamanan Dalam Negeri Akbar Ali dan Ustad Yusuf Mansyur.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00