• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

32 Bangunan di Kota Malang Jadi Sasaran Identifikasi Cagar Budaya

9 November
14:04 2018
0 Votes (0)

KBRN, Malang: Sejumlah bangunan cagar budaya peninggalan Belanda masih banyak ditemui di Kota Malang hingga saat ini. Kota Malang sebagai salah satu wilayah yang pernah mengalami masa pendudukan Belanda, memang kaya akan bangunan bernilai cagar budaya. Terutama bangunan-bangunan kolonial dengan gaya arsitektur Neo Klasik atau Indische Architectuur hingga Gothic Style. 

Bangunan-bangunan tersebut diantaranya gedung-gedung perkantoran lawas seperti Balaikota Malang dan gedung Bank Indonesia Malang, sekolah, stasiun, serta tempat ibadah seperti gereja-gereja dan Klenteng.

Sebagai salah satu upaya untuk menjaga eksistensi bangunan cagar budaya, bangunan-bangunan tersebut kini tengah disurvei secara tersistem oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang. "Ada 32 gedung kuno yang diidentifikasi untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) penetapan bangunan cagar budaya secara resmi," kata Kepala Bidang Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Malang Agung Harjaya Buwana, Jumat (9/11/2018).

Ia menjelaskan, kegiatan identifikasi itu melibatkan sekitar 180 relawan yang tergabung dalam Volunteer Cagar Budaya. Para relawan ini telah melakukan identifikasi sejak 22 September 2018 alu. "Para relawan dari berbagai latar belakang ini melakukan survei dan identifikasi sebagai bukti penguat agar 32 bangunan yang diidentifikasi sebagai bangunan cagar budaya bisa mendapat SK penetapan," ujarnya.

Hasil survei tersebut, nantinya akan menjadi bahan acuan penetapan. selain itu, hasil identifikasi juga dipaparkan kepada budayawan, ahli arsitektur bangunan, perwakilan pengelola bangunan serta, Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Malang. "Meski demikian, belum tentu  semua bangunan yang disurvei nantinya lolos kualifikasi hingga mendapatkan SK penetapan," tutur pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris TACB ini. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00