• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Bencana di Madina, Satu Meninggal dan 77 Rumah Hanyut

8 November
21:53 2018
0 Votes (0)

KBRN, Sibolga : Sebanyak 13 kecamatan di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara dilanda bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Tingginya intensitas curah hujan beberapa hari ini di Mandailing Natal diduga menjadi penyebab terjadinya banjir dan longsor hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia.

Selain menelan korban jiwa, banjir dan longsor juga merusak 77 unit rumah penduduk, serta menggerus akses transportasi khususnya jalan nasional.

Pelaksana Kepala BPBD Mandailing Natal, Muhammad Yasir Nasution menyebut, bencana banjir akibat meluapnya sungai Batang Gadis dan Batang Natal telah menggenangi serta merusak rumah penduduk.

Kondisi terparah kata Yasir, terjadi di kecamatan Lingga Bayu yaitu 46 unit rumah, serta di Batang Natal 31 unit rumah hanyut akibat terjangan sungai Batang Natal yang meluap.

“Di kecamatan Siabu ada empat desa terendam banjir masih terlihat setinggi 1 meter. Di desa Huta Godang Muda, Tanjung Sialang, Aek Garut, dan lebih parah di desa Muara Batang Angkola, saat ini masih belum bisa terlewati oleh kendaraan dan harus pakai perahu,” jelas Yasir, Kamis (08/11/2018).

Kemudian, Yasir mengatakan, luapan sungai Batang Gadis juga menghancurkan Jalan Nasional di Desa Saba Pasir, Kecamatan Kota Nopan, sehingga kondisi jalan sampai kini putus total.

“Karena putusnya Jalinsum, maka arus transportasi di daerah tersebut sementara waktu terpaksa harus dialihkan ke jalan lain,” ungkap Yasir.

Sementara bencana longsor kata Yasir, terjadi di kecamatan Panyabungan Selatan, Panyabungan Timur, Tambangan, Muara Sipongi, dan Batang Natal, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang luka berat.

“Tanah longsor mengakibatkan satu orang warga meninggal, dan satu luka berat akibat tertimbun longsor saat melintasi jalan nasional di kecamatan Muara Sipongi,” sebutnya.

Menurut Yasir, sebahagian besar warga korban bencana sudah mengungsi ke lokasi yang disiapkan pemerintah serta tempat tinggal keluarga maupun kerabat para korban. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00