• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Pengelolaan BBIAT di Desa Ombolata Nias Utara Terkesan Menghamburkan Uang Negara

8 November
18:32 2018
3 Votes (4.3)

KBRN, Gunungsitoli : Masyarakat penghibah tanah sebagai lokasi Balai Benih Ikan Air Tawar (BBIAT) yang sudah di bangun mulai tahun 2013 lalu sangat prihatin karena hingga kini belum membuahkan hasil.

Tolosokhi Hulu selaku Penghibah Tanah di Desa Ombolata Kecamatan Alasa mengatakan, BBIAT tersebut mulai di bangun tahun 2013,  dengan anggaran yang di butuhkan milyaran rupiah yang di tangani oleh Dinas kelautan dan Perikanan Kabupaten Nias Utara pada saat itu.

Tolosokhi menyebutkan bahwa fasilitas yang sudah di bangun di BBIAT tersebut, 6 gedung yang terdiri dari tempat jaga malam, gudang, rumah dinas, serta puluhan kolam yang di bangun di atas tanah yang telah di hibahkan masyarakat seluas 1 Hektar.

Menurut Tolosokhi, gedung yang di bangun di lokasi BBIAT tersebut belum di fungsikan, namun selama ini Pihak Dinas Perikanan Kabupaten Nias Utara telah menugaskan 6 orang tenaga yang di gaji melalui APBD sebagai jaga malam, pemberi makanan ikan dan kebersihan. 

“Kondisi ini terkesan hanya menghambur-hamburkan uang negara dikarenakan sejak di fungsikan kolam ikan di BBIAT tersebut belum menghasilkan bahkan benih ikan yang di pelihara tidak berkembang sebagian mati," terang, Tolosokhi, Kamis (8/11/2018). 

Salah seorang masyarakat Desa Ombolata, Raniziduhu Hulu juga menyatakan, bahwa sangat menyayangkan program pemerintah melalui Dinas Perikanan Nias Utara, dan bila kondisi ini di biarkan terus menerus maka tidak meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Nias Utara.

“Perlu ditugaskan yang sudah profesional dalam mengelola BBIAT tersebut, karena sudah 4 tahun berjalan tidak membuahkan hasil padahal fasilitas di BBIAT tersebut sudah hampir lengkap bahkan tahun ini bartambah 2 kolam yang di bangun oleh Dinas Perikanan Nias Utara” Ujar, Raniziduhu.

Ia menyampaikan bahwa petugas yang memberikan makanan ikan tersebut hanya 1 orang yang aktif sementara yang 3 orang tidak setiap hari dan sesuai ketentuan pemberian makanan ikan tersebut bukan hanya sekali sehari.

Camat Alasa Emanuel Hulu mengakui bahwa BBIAT di desa Ombolata telah berfungsi namun petugas yang di tempatkan di BBIAT tersebut belum pernah berkoordinasi kepada Pemerintah Kecamatan.

Emanuel mengungkapkan, kondisi ini perlu di tanggapi serius oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Perikanan Kabupaten Nias Utara, karena yang di harapkan masyarakat supaya ada persediaan Bibit ikan air tawar di Alasa.

“Pernah disampaikan kepada Dinas Perikanan Nias Utara tentang pengelolaan BBIAT tersebut dan jawabannya akan di bentuk UPTD, namun belum terealisasi," ungkap, Emanuel.

Saat dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Nias Utara, Sabar Jaya Telaumbanua  melalui telfon selulernya ternyata tidak aktif namun beliau pernah berjanji bahwa tahun 2018 ini akan membentuk UPTD.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00