• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Tembak Mati Bandar Sabu di Aceh, BNN Amankan 38 Kg Sabu dan 15 Ribu butir Ekstasi

8 November
18:16 2018
2 Votes (5)

KBRN, Banda Aceh : Badan Narkotika Nasional (BNN) menggelar operasi penangkapan terhadap gembong narkoba jaringan internasional di wilayah Aceh Besar dan Perlak Kabupaten Aceh Timur, Aceh dalam dua hari terkahir. 

Dari hasil operasi pengembangan kasus ditangkapnya bandar narkoba bernama Ibrahim alias Hongkong, oknum anggota DPRD di Sumatera Utara pada Agustus lalu, petugas BNN menangkap empat orang dan mengamankan 38 kilogram sabu serta 15 ribu butir pil ekstasi. 

Dari empat orang tersangka yang ditangkap, satu diantaranya tewas ditembak petugas. Pelaku yang ditembak adalah seorang bandar narkoba bernama Burhanuddin. Dia diyakini sebagai pemasok sabu ke wilayah Aceh. 

"Jadi pada Selasa kita lakukan operasi penangkapan hingga Rabu kemarin. Kita awalnya menangkap Burhanuddin," kata Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Arman Depari kepada RRI di Jakarta, Kamis (8/11/2018). 

Arman menjelaskan, kronologi penangkapan. "Burhanuddin kita tangkap dan pada saat itu melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan tegas dengan tembakan peringatan namun tak dihiraukan. Selanjutnya petugas menembak ke arah tubuh pelaku," ungkapnya. 

Burhanuddin sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong. Dari penangkapan Burhan, petugas kemudian melakukan lagi pengembangan. 

"Lalu pada Kamis (8/11/2018), kita melakukan pengintaian dan diketahui ada informasi pengiriman sabu lewat jalur laut dengan kapal tangkap ikan. Selanjutnya kita bergerak ke TKP dan melakukan penangkapan tiga orang lainya beserta barang bukti sabu 38 kilogram dan tiga bungkus plastik ekstasi dengan jumlah 15 ribu butir," ujarnya. 

Sabu dan ekstasi itu dikirimkan dari Malaysia dengan tujuan Aceh yang dikendalikan oleh Burhanuddin. "Dari tiga tersangka itu, satu diantaranya bertugas sebagai orang yang menyembunyikan barang bukti." 

Arman menuturkan, tiga orang tersangka yang bernama Saiful Nurdin, Fauzi dan Munsilin itu, orang suruhan Burhanuddin. 

Kini tersangka dan barang bukti telah dibawa ke BNN pusat yang berada di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00